Dampak Tol Pemkot Batu Bangun Jalan Urai Kemacetan, jalan tembus Cukup Buat Roda Dua

Adanya jalan Tol bukan berarti Kota Batu akan terbebas dari kemacetan. Justru dampak jalan Tol tersebut membuat Pemkot Batu harus membuat jalan tembus

Dampak Tol Pemkot Batu Bangun Jalan Urai Kemacetan, jalan tembus Cukup Buat Roda Dua
sany eka/surya
tim Bina Marga saat memantau jalan tembus Kelurahan Sisir - dan Kelurahan Temas. Jalan tembus ini melewati rumah veteran di Jalan Sultan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Senin (8/7). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Adanya jalan Tol bukan berarti Kota Batu akan terbebas dari kemacetan. Justru dampak jalan Tol tersebut membuat Pemkot Batu harus membuat jalan tembus.

Hal ini dilakukan karena semakin banyak volume kendaraan yang masuk ke daerah pintu keluar jalan Tol. Termasuk Kota Batu, sebagai salah satu jujukan tempat wisata harus siap dengan sarana jalan.

Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Alfi Nurhidayat mengatakan justru adanya jalan Tol ini setiap harus memperbaiki infrastruktur.

"Karena kan dampaknya itu begitu keluar Tol, akan menumpuk di situ. Nah Kota Batu mengantisipasinya dengan memperbaiki jalan, sama membangun jalan tembus," ungkapnya saat menunjukkan jalan tembus di Kelurahan Sisir, Senin (8/7).

Ia menyebutkan adapun pembangunan jalan tembus yang akan direalisasikan di tahun 2020. Yaitu Jalan Tembus Kelurahan Sisir - dan Kelurahan Temas. Jalan tembus ini melewati rumah veteran di Jalan Sultan Hasan Halim, Kelurahan Sisir. Lebar jalan ini masih 3-4 meter dan masih bisa dilalui kendaraan roda dua saja.

"Ini belum selesai, kami lanjutkan dan kami ajukan dalam PAK 2019 ini. Panjangnya sekitar 1,1 kilometer," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Ketika direalisasikan tahun 2020 nanti, jalan tersebut akan dilebarkan sampai 6 meter agar bisa dilalui kendaraan roda empat. Dalam pembangunan jalan tembus ini ada beberapa lahan yang menggunakan milik warga. Jika lahan warga maka harus dilakukan pembebasan lahan.

Selain itu, juga membangun jembatan Sisir-Pandanrejo. Jembatan ini akan di beton agar kuat ketika dilalui kendaraan. Keadaan jembatan ini masih dari bambu, sehingga jika dilalui banyak kendaraan tidak akan kuat. "Dua itu fokus kami tahun ini dalam PAK. Kami harap tahun depan bisa pengerjaan fisik. Karena jika tidak segera, dampaknya ya kemacetan itu," ungkapnya. (Sun/Tribunjatim.com)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved