Mahasiswa Universitas Malang Kembangkan Virtual Reality untuk Pelatihan Bahasa Asing Calon TKI

Lima mahasiswa Universitas Negeri Malang merancang aplikasi VOBOR, singkatan dari A Virtual Reality Based Training Media in Reducing Language Barrier

Mahasiswa Universitas Malang Kembangkan Virtual Reality untuk Pelatihan Bahasa Asing Calon TKI
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dengan VOBOR yang bisa membantu calon TKI mengatasi kendala bahasa asing. 

"Negara lainnya dibawah lima persen," terang Dani.

Ia menyebut alat itu sudah divalidasi oleh P4TKI. Katanya alat ini akan diadopsi jika sudah jadi.

(Anggota Satpol PP Bangkalan Terjaring Razia TKI Ilegal di Malaysia, Pemkab Langsung Heboh)

"Dibanding dengan pelatihan konvensional, memakai alat ini terbilang lebih murah," kata dia.

Biaya pelatihan konvensional bisa mencapai lebih dari Rp 5 juta. Bahkan tak jarang biayanya dibebankan pada calon TKI.

Tak jarang para TKI yang sudah mendapat pekerjaan harus terus mencicil biaya yang ditimbulkan dari pelatihannya.

Pada 2018, sebanyak 283.640 TKI dikirim ke berbagai negara di dunia.

Reporter: Surya/Sylvianita Widyawati

(P4TKI Malang Laporkan ada TKI yang 12 Tahun di Yordania Tanpa Dapat Gaji)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved