Pembawa Senpi Saat Laga Madura United di Pamekasan, Ternyata Polisi & Ketua Pengamanan PSM Makasar

Pembawa Senpi Saat Laga Madura United di Pamekasan, Ternyata Polisi & Ketua Pengamanan PSM Makasar.

Pembawa Senpi Saat Laga Madura United di Pamekasan, Ternyata Polisi & Ketua Pengamanan PSM Makasar
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin (baju hitam) didampingi Security Officer Madura United, Sapto Wahyono (baju merah maron) saat selesai dilakukan pemeriksaan di Polres Pamekasan, Minggu (7/7/2019) malam 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Perihal dugaan Official PSM Makassar yang kedapatan membawa senjata dan diduga menodongkan senjata api kepada suporter Madura United pasca laga leg kedua Piala Indonesia, CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin memberikan klarifikasi.

Munafri Arifuddin menegaskan, bahwa dari pihaknya tidak ada yang mengeluarkan senjata api.

Bupati Baddrut Tamam Mutasi 20 Pejabat Baru, Sebut Buat Penyegaran Menuju Pamekasan Hebat

Pakai Motor Dinas, Anggota TNI Kodim Pamekasan Tawarkan Ojek Gratis Pada CJH ke Monumen Arek Lancor

Kasus Pembunuhan Juragan Mebel Pamekasan, Ada Luka di Tengkorak dan Motif Pelaku Belum Terungkap

"Gak ada yang mengeluarkan senjata pak. Saya kalau sebagai aparat tentu mereka pasti tahu prosedur seperti apa yang harus mereka jalankan," kata Munafri Arifuddin kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com) saat ditemui di depan Kantor Reskrim Polres Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (7/7/2019) malam.

"Dan tidak ada yang melihat kalau dia mengeluarkan senjata," sambung dia.

Munafri Arifuddin mengaku, berkaitan dengan pelanggaran atau tidak perihal insiden itu, pihaknya menyerahkan semua prosedur dan regulasi tersebut kepada PSSI.

"Ya kalau persoalan regulasi dari PSSI ini yang harus kita pahami bersama, karena di aturan pengawalan harus dekat dengan tim, seperti itu," ujar Munafri Arifuddin.

Menurutnya, senjata yang dibawa oleh rombongan pihaknya merupakan ketua tim rombongan dari PSM Makassar.

Dan dia juga seorang Polisi.

"Ya memang dia ketua rombongan pengamanan. Diperbolehkan dia bawa senjata, karena dia petugas, dia polisi. Ada surat izinnnya juga," tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com di Polres Pamekasan, anggota rombongan dari PSM Makassar yang kedapatan membawa senjata api tersebut sudah dibawa pulang ke Makassar.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved