Sambut Pilkades Serentak, Warga Tulungagung Menangkap Sejumlah Orang yang Diduga Bagi-bagi Uang

Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, warga menangkap terduga pelaku politik uang. Sejumlah orang ditangkap di Rejotangan dan kauman

Sambut Pilkades Serentak, Warga Tulungagung Menangkap Sejumlah Orang yang Diduga Bagi-bagi Uang
SURYA/DAVID YOHANES
Kapolres Tulungagung, Komandan Kodim 0807 Tulungagung dan Plt Bupati Tulungagung memeriksa pasukan pengamanan Pilkades serentak. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, warga menangkap terduga pelaku politik uang.

Tiga orang ditangkap di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan karena diduga akan membagi-bagikan uang. Hal serupa juga terjadi di Desa Mulyosari, Kecamatan Kauman dan di Besuki.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP hendro Tri Wahyono membenarkan hal ini, namun semua upaya tangkap tangan yang dilakukan warga tidak berlanjut ke ranah hukum.

“Warga belum melaporkan kejadian itu, kemudian diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” terang Hendro, Senin (8/7/2019) saat persegeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak, di GOR Lembu Peteng.

(PDIP Target Raih Kemenangan di 13 Daerah di Jatim pada Pilkada 2020, Ini Daftar Daerah yang Diincar)

Namun kejadian itu tetap menjadi perhatian jajaran Satuan Reskrim Polres Tulungagung.

Menurut Hendro, ada temuan uang beberapa ratus ribu rupiah dari para terduga ini. Namun uang-uang itu belum sempat dibagikan, sehingga belum memenuhi unsur suap.

“Kami mengingatkan masyarakat, politik uang bisa dijerat dengan undang-undang,” tegas Hendro.

Politik uang tidak masuk dalam ranah judi, meski pelaku di belakangnya adalah para botoh atau penjudi.

Politik uang bisa dijerat pasal 149 KUHP, tentang penyuapan. Pihak pemberi bisa dijerat ayat satu (1), sedangkan penerima dijerat dengan ayat dua (2).

Keduanya sama-sama diancam dengan ancaman sembilan bulan penjara.

(PKB Target Menangkan Pilkada Serentak di 9 Wilayah di Jawa Timur, Begini Pertimbangannya)

“Kalau judi kan harus ada bandarnya. Tapi pasal suap bisa dipakai dalam perkara politik uang untuk mempengaruhi pilihan warga,” papar Hendro.

Pilkades serentak di Kabupaten Tulungagung akan dilaksanakan besok, Selasa (9/7/2019).

Pesta demokrasi tingkat desa ini diikuti 239 desa di Tulungagung.

Dari total 257 desa yang ada, hanya 18 desa yang tidak ikut Pilkades serentak.

Reporter: Surya/David Yohanes

(PPP Prioritaskan Usung Kader Internal di Dua Daerah Ini untuk Pilkada 2020, Disebut Paling Mungkin)

Penulis: David Yohanes
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved