Heboh Warga di Lamongan Temukan Pria Gantung Diri di Lantai Atas Rumah, Hanya Dibalut Handuk

Heboh Warga di Lamongan Temukan Pria Gantung Diri di Lantai Atas Rumah, Hanya Dibalut Handuk

Heboh Warga di Lamongan Temukan Pria Gantung Diri di Lantai Atas Rumah, Hanya Dibalut Handuk
SURYA/HANIF MANSHURI
Lokasi tempat korban bunuh diri dan saat petugas mengevakuasi korban, Senin (8/7/2019) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga Desa Lebakadi Kecamatan Sugio Lamongan, Jawa Timur, digegerkan dengan ditemukannya Abdul Aziz (45) tewas gantung diri, diduga akibat bunuh diri, Senin (8/7/2019) pukul 22.00 WIB.

‌Korban ditemukan menggantung di atas ketinggian 6 meter, lantai atas samping rumah korban sendiri.

Kali pertama, kejadian itu diketahui oleh saksi, Untung Harianto (53) tetangga korban usai menutup toko tempat usahanya.

Atlet Aeromodelling Sumbangkan Medali Emas Kedua Bagi Kontingen Lamongan

Road Map Tani Jago Lamongan Jadi Tujuan Studi, Produktivitas 10 Ton Perhektare

Penjaringan Pilbub, Ketua DPC PDIP Lamongan Akui Survey Sekkab Yuhronur Lamongan Tertinggi

Malam itu, saksi melintas di jalan belakang rumah korban. Saksi mendengar seperti ada luberan air dari atas tandon air."Saya kira air dari tandon air milik SD Muhammadiyah," kata Untung Harianto kepada polisi tadi malam.

Saksi penasaran, lalu mengambil senter ke rumah dan kembali ke lokasi kejadian.

Abdul Aziz mencari sumber air yang turun dari atas. Diluar dugaan, saat arah sinar senter diarahkan ke sejumlah sudut, saksi mendapati ada orang tergantung di samping belakang rumah lantai atas milik korban.

Saat didekati, Abdul Aziz sudah dalam keadaan gantung diri dengan cara lehernya diikat dengan tali tampar plastik, lalu tali tersebut diikatkan di besi cor dengan ketinggian kurang lebih 6 meter.

Saksi kemudian memberi tahu kepada pihak keluarga dan memastikan bahwa, yang meninggal gantung diri itu Abdul Aziz.

Kejadian ini berlanjut dilaporkan ke perangkat desa sebelum dievakuasi. Perangkat desa melanjutkan laporan ke Polsek Sugio.

Kapolsek Sugio Iptu Sunaryono didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Sofian Ali bersama sejumlah anggota dan petugas Puskesmas bertandang ke lokasi dan mengevakuasi korban.

Petugas mengevakuasi korban mengamankan barang bukti, tali dan handuk hijau yang dipakai korban menutup auratnya ( alat vitalnya, red).

"Keluarga korban keberatan untuk dilakukan autopsi sebagai mana surat pernyataan," kata Sunaryono.

‌Yang pasti, korban ditemukan tidak ada tanda - tanda kekerasan. Dan mengalami luka jeratan melingkar di lehernya, akibat lilitan tali yang dipakai korban.

Polisi tetap intens melakukan penyelidikan untuk mengetahui latar belakang korban sampai nekat bunuh diri.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved