Naik Haji Jatim 2019

Mbah Mi'un Jadi Calon Jamaah Haji Tertua di Mojokerto, Pensiunan Teknisi Zaman Belanda

Mbah Mi'un, warga lansia Mojokerto resmi masuk dalam daftar keberangkatan Calon Jamaah Haji 2019 di usianya yang ke 93.

Mbah Mi'un Jadi Calon Jamaah Haji Tertua di Mojokerto, Pensiunan Teknisi Zaman Belanda
SURYA/Febrianto Ramadani
Mbah Mi'un, Calon Jamaah Haji Mojokerto berusia 93 tahun didampingi oleh anaknya, Rinfayati selama ibadah haji 2019 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Mbah Mi'un resmi masuk dalam daftar keberangkatan Calon Jamaah Haji 2019 di usianya yang ke 93.

Dia menjadi Calon Jamaah haji tertua di Mojokerto. Mbah Mi'un sendiri tercatat punya 9 anak dan 17 cucu.

Sejumlah penyakit yang dideritanya kini menjadi sorotan sebelum bisa berangkat ke tanah suci.

Rinfayati (53), seorang putri mbah Mi'un akan mendampingi ayahnya ke tanah suci tahun ini.

(KKP Kelas I Surabaya Sosialisasikan Serangan Panas untuk Calon Jemaah Haji, Simak Pencegahannya!)

"Penyakit yang diderita oleh bapak adalah penyakit prostat sama penyakit lemahnya pendengaran." Ungkap Rinfayati, Senin (8/7/2019).

Rifayanti menambahkan, mbah Mi'un beserta semua anaknya menabung selama 4 tahun agar bisa mendaftar sebagai calon jamaah haji pada tahun 2016.

"Biayanya patungan, ada yang dari anaknya dan ada juga biaya dari bapak sendiri." Imbuhnya

Mbah Mi'un akan diberangkatkan pada (27/7/2019) mendatang.  Mbah Mi'un masuk dalam kloter ketiga dengan nomor regu ketiga.

Mbah Mi' un diberangkatkan dari Kabupaten Mojokerto menuju embarkasi Surabaya, yaitu Asrama Haji Sukolillo.

(Rokok dan Obat Tradisional Bawaan Calon Jamaah Haji Asal Madura , Mendominasi di Asrama Haji)

Dalam kehidupan sehari hari, mbah Mi'un merupakan seorang petani di Dusun Sengon, Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Sebelum menjadi petani, mbah Mi'un merupakan Teknisi Listrik dipabrik gula di daerah Krembung, Sidoarjo pada jaman belanda.

"Bapak pensiun sebagai teknisi listrik di pabrik gula pada tahun 1974. Setelah pensiun itu bapak beralih profesi menjadi petani." Kata Rinfayati.

(Menag dan Gubernur Jatim Sambut Kedatangan Calon Jamaah Haji Kloter I dan II di Embarkasi Surabaya)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved