Polisi Buru Akun Facebook Pengunggah Pertama Kali Konten Foto Mumi Diganti Wajah Presiden Jokowi

Polisi saat ini juga tengah menelusuri akun Facebook penggunggah pertama kali konten yang diduga hina lambang negara

Polisi Buru Akun Facebook Pengunggah Pertama Kali Konten Foto Mumi Diganti Wajah Presiden Jokowi
SURYA.CO.ID/SAMSUL HADI
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono menunjukkan cetakan postingan akun facebook Aida Konveksi yang diduga menghina lambang negara, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota juga menelusuri akun Facebook yang kali pertama mengunggah konten yang diduga menghina lambang negara.

Satreskrim Polres Blitar Kota bekerjasama dengan Polda Jatim dan Mabes Polri untuk mencari akun Facebook itu.

"Kami dibackup tim dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim dan Subdit Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri untuk mengungkap pemilik akun yang pertama kali menyebarkan gambar itu," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (8/7/2019).

Wanita Sanankulon Blitar yang Sebarkan Hinaan Lambang Negara di Facebook Jadi Tersangka

Akun Facebook yang pertama kali mengunggah gambar mumi yang dibagian kepala diedit foto mirip Presiden RI Jokowi dan gambar hakim yang di bagian wajah diedit kepala anjing itu atas nama Thomas Udin Edison.

Akun Facebook Thomas Udin Edison mengunggah gambar itu di grup Facebook The Voice of The People.

Dua gambar yang diunggah akun Facebook Thomas Udin Edison itu kemudian dibagikan oleh akun Facebook Aida Konveksi milik Ida Fitri (44), wanita asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Kasus Dugaan Hina Lambang Negara di Facebook di Blitar Ditingkatkan ke Penyidikan, Ada Unsur Pidana

Gambar yang dibagikan Ida Fitri itu kemudian viral di media sosial. Dari situ, Satreskrim Polres Blitar menyelidiki kasus itu.

"Kami terus berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Mabes Polri untuk melacak pemilik akun yang pertama kali menyebarkan gambar itu," ujar Adewira.

Satreskrim Polres Blitar Kota akhirnya menetapkan Ida Fitri (44), pemilik akun Facebook Aida Konveksi yang diduga menyebarkan konten menghina lambang negara di media sosial sebagai tersangka.

Pemilik Akun FB Hina Lambang Negara Nangis Saat Diperiksa Polres Blitar, Akui Menyesal & Minta Maaf

Tetapi, polisi belum menahan wanita asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, itu.

"Setelah kami lakukan gelar perkara, hasilnya terlapor kami tetapkan tersangka. Karena sudah memenuhi unsur-unsur pasal yang disangkakan terhadap pelapor," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (8/7/2019).

Adewira mengatakan pelaku dijerat pasal 45 a ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU ITE jo pasal 207 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Secepatnya, polisi akan memanggil pelaku untuk diperiksa sebagai tersangka. (Surya/Samsul Hadi)

Akun Facebook Aida Konveksi Hilang Setelah Sebar Foto Mumi Diganti Wajah Presiden Jokowi

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved