Selama Tahun 2019 Ini Ada 200 ASN Sampang yang Pensiun, 19 Anggota ASN Tercatat Meninggal Dunia

Terdapat ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sampang pensiun tahun 2019.

Selama Tahun 2019 Ini Ada 200 ASN Sampang yang Pensiun, 19 Anggota ASN Tercatat Meninggal Dunia
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kabid Mutasi BKPSDM Sampang, Arief Lukman Hidayat saat di temui ke ruangannya, Kantor BKPSDM Jalan KH. Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Terdapat ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sampang pensiun tahun 2019.

BKPSDM Sampang mencatat ASN yang melakukan pensiun tahun ini sebanyak 200 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 178 ASN pensiun dalam katagori Batas Usia Pensiun (BUP).

Kemudian sebanyak 12 ASN yang pensiun dalam katagori non BUP, meliputi 19 orang meninggal dunia dan tiga orang pensiun dini.

Buku di Pojok Baca Kejujuran di Sampang Hilang, Ada Pencuri yang Jujur Minta Izin Mau Ambil Buku

Kabid Mutasi BKPSDM Sampang, Arief Lukman Hidayat mengatakan, para ASN yang sudah melakukan pensiun dari awal tahun 2019 sampai saat ini mencapai 145 orang.

"Meliputi 123 ASN katagori BUP dan 12 ASN non BUP," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (9/7/2019).

"12 ASN non BUP itu, terdiri dari sembilan orang meninggal dunia dan tiga orang pensiun dini," imbuhnya.

Arief Lukman Hidayat pun juga menuturkan bahwa jumlah ASN yang akan melakukan pensiun bisa saja bertambah.

Sampang Madura Sabet Dua Medali Pertama di Porprov Jatim 2019, Dari Cabang Angkat Berat

Namun, penambahan jumlah itu ia pastikan ASN yang dalam katagori non BUP.

"Meninggal bisa saja terjadi di setiap saat, karena kita tidak tahu batas usia manusia. Begitupun nantinya ASN yang akan memilih untuk melakukan pensiun dini," jelasnya.

Sedangkan untuk mengisi kekosongan kursi yang di tinggalkan oleh para ASN yang pensiun, pihaknya melakukan pengajuan kepada Kemenpan.

"Kita setiap tahun itu ada pengajuan ke pusat, jadi nantinya berapa jumlah kebutuhan yang dibutuhkan oleh Sampang kita ajukan, tapi kita dapat jatah berapanya pusat yang mengevaluasi" pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved