Bakar Bambu Tapi Sisa Arang Dibiarkan, Lahan Bambu 200 Meter di Pamekasan Ludes Terbakar

Bakar Bambu Tapi Sisa Arang Dibiarkan, Lahan Bambu Seluas 200 Meter di Pamekasan Ludes Terbakar.

Bakar Bambu Tapi Sisa Arang Dibiarkan, Lahan Bambu 200 Meter di Pamekasan Ludes Terbakar
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
BPBD Pamekasan dibantu warga memadamkan api di lahan bambu yang berada di Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Rabu (10/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Lahan bambu seluas 200 meter yang berada di Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan ludes terbakar, Rabu (10/7/2019).

Kejadian terbakarnya lahan bambu tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB.

Kebakaran itu terjadi diduga akibat keteledoran warga setempat yang membakar bambu yang sudah kering lalu sisa arangnya dibiarkan.

Dugaan Penipuan Layanan Sertifikasi Tanah Pamekasan, Warga Tak Dapat Kejelasan Meski Bayar Rp 2Juta

Keceriaan Nenek Tiwa CJH Tertua Se-Jawa Timur dari Pamekasan Madura, Usianya 103 Tahun

Pamekasan Pamerkan Batik Pameran Saba-saba, Staf Dubes RI di Tanzania Kini Pakai Batik Pamekasan

Sehingga arang tersebut kembali menyala diterpa angin dan menyebabkan kebakaran tambah meluas.

Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, kebakaran lahan bambu yang sangat dekat dengan pemukiman warga, diperkirakan terjadi karena ada yang membakar sampah sisa bambu yang sudah dipotong.

"Saat mendengar kejadian kebakaran itu kami dari BPBD Pamekasan, bersama Damkar, TNI dan Polri, segera menuju lokasi dan sesampainya di lokasi ternyata api sudah berhasil di lokalisir oleh warga," kata Budi Cahyono kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com).

"Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa," sambungnya.

Lebih lanjut, Budi Cahyono mengatakan, pihaknya juga melakukan pembasahan di area lahan bambu yang terbakar tersebut.

Karena di lokasi kejadian, terlihat bara api masih banyak yang hidup dan dikhawatirkan akan kembali berpotensi terjadi kebakaran.

"Himbauan kepada masyarakat, jangan membakar sampah sembarangan, apalagi saat ini cuaca panas dan angin agak kencang," imbau Budi Cahyono.

Ia juga membeberkan, selama tahun 2019 khususnya di wilayah Kabupaten Pamekasan sudah terjadi kurang lebih 17 kali kebakaran.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved