Dua Pelaku Pemerasan Menggunakan Sajam di Gresik Divonis Berbeda, Jaksa: Ada yang Bawa Senpi Rakitan

Pelaku pemerasan menggunakan senjata tajam di Kabupaten Gresik divonis hukuman selama 10 bulan dan 8 bulan.

Dua Pelaku Pemerasan Menggunakan Sajam di Gresik Divonis Berbeda, Jaksa: Ada yang Bawa Senpi Rakitan
Tribun Batam
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Muhammad Fahni Fahrozi (30), dan Muhammad Al-Maghrobi, keduanya warga Kecamatan Ujungpangkah, divonis hukuman selama 10 bulan dan 8 bulan akibat melakukan pemerasan menggunakan senjata api rakitan di wilayah Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Jaksa penuntut umum Diecky Eka Koes Andriansyah, mengatakan bahwa putusan majelis hakim PN Gresik Rina Idra Janti, bahwa kedua terdakwa memiliki senjata api untuk memeras korban F dan N, keduanya warga Ujungpangkah. Keduanya terbukti melanggar pasal 368 ayat (2) KUHP.

Dari putusan hakim tersebut menjatuhkan putusan berbeda.

Gagal Salip Truk Tronton dari Kiri, Warga Lamongan Tewas di Manyar Gresik

Terdakwa Muhammad Fahni Fahrozi yang membawa senpi dihukum 10 bulan sedangkan temannya yaitu Muhammad Al Maghrobi dihukum selama 8 bulan penjara.

“Kedua terdakwa divonis berbeda. Satu orang dihukum lebih berat karena membawa senpi rakitan,” kata Diecky usai menjalani sidang, Rabu (10/7/2019).

Dari putusan tersebut, kedua terdakwa menerim putusan hakim. Sebab, tuntutan jaksa tidak jauh dari putusan hakim.

Diduga Lakukan Penipuan, Caleg Partai Nasdem Disidangkan di PN Gresik, Warga Gelar Unjuk Rasa

Tuntutan jaksa terhadap terdakwa Muhammad Fahni Fahrozi hanya 1,5 tahun penjara dan Muhammad Al Maghrobi hanya satu tahun penjara. "Kedua terdakwa menerima putusan hakim," imbuhnya.

Diketahui, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa pada Jumat (1/3/2019).

Saat itu, kedua korban sedang berkunjung di rumah temannya. Namun, karena temannya sedang keluar rumah, oleh terdakwa langsung ditodong pistol untuk dimintai uang.

Aksi perampokan tersebut dapat digagalkan, ketika kedua terdakwa ditabrak oleh korban saat akan meninggalkan tempat. Sehingga, warga beramai-ramai menangkapnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved