Geger Warga di Tuban Temukan Kakek Gantung Diri di Gubuk Anaknya, Diduga Idap Gangguan Jiwa

Geger Warga di Tuban Temukan Kakek Gantung Diri di Gubuk Anaknya, Diduga Idap Gangguan Jiwa Karena Depresi dengan Penyakit yang Diderita.

Geger Warga di Tuban Temukan Kakek Gantung Diri di Gubuk Anaknya, Diduga Idap Gangguan Jiwa
kompas.com
Ilustrasi gantung diri 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Seorang pria ditemukan tewas tergantung di Gubuk tegalan di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (10/7/2019), sekitar pukul 06.00 WIB.

Pria tersebut diketahui bernama Sugeng (65), warga setempat.

Kakek ini mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di gubuk milik anaknya yang bernama Suwarno, saat berlangsung Pilkades serentak di Tuban yang melibatkan 273 desa.

Pilkades Serentak di Tuban, Pelayanan di Desa Harus Tetap Jalan

PNS dari Tuban Ini Tewas Mengenaskan, Seusai Tabrak Pikap, Terpental dan Terlindas Ban Truk

Polisi Petakan Konflik Pada Pilkades di Tuban, Sebut Judi dan Money Politic Masih Terjadi

Data yang diterima kepolisian, korban Selasa malam hari pamit keluar tanpa memberitahu tujuannya kepada keluarga.

Setelah salat subuh, keluarga mencari di sekitar rumah karena tak kunjung pulang.

Hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah gubuk milik anaknya, yang jaraknya dengan rumah korban kurang lebih 100 meter.

"Korban ditemukan tewas tergantung di gubuk milik anaknya," Kata Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, data penyelidikan petugas yang didapat dari pihak keluarga dan beberapa tetangganya, korban disebut memiliki gangguan kejiwaan. Sebab mengidap penyakit yang cukup lama. 

Hal tersebut dibuktikan korban sering keluar rumah tanpa tujuan dan kalau ditanya keluarga atau tetangganya, menjawab ingin mati atau ingin gantung diri.

"Berdasarkan keterangan dari keluarga dan tetangga, korban mengidap penyakit yang seolah membuatnya Depresi," Pungkasnya.

Dari kejadian tersebut, petugas mengamankan tali tampar yang digunakan untuk gantung diri, serta pakaian yang digunakan korban.

Hasil pemeriksaan medis, tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved