Habib Rizieq Tak Bisa Pulang ke Indonesia Terhalang Denda Overstay, Ini Dua Cara yang Bisa Ditempuh

Topik Kepulangan Habib Rizieq ke tanah air mencuat saat Prabowo Subianto mengajukan syarat kepulangannya apabila diajak rekonsiliasi oleh Joko Widodo.

Habib Rizieq Tak Bisa Pulang ke Indonesia Terhalang Denda Overstay, Ini Dua Cara yang Bisa Ditempuh
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Kedatangan Habib Rizieq Shihab yang dikawal ketat para pengikut FPI, membuat heboh calon pengumpang dan pengunjung Bandara Juanda Surabaya, Selasa (11/4/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke tanah air menjadi topik yang hangat dibahas baru-baru ini.

Topik Kepulangan Habib Rizieq ke tanah air mencuat saat Prabowo Subianto mengajukan syarat kepulangannya apabila diajak rekonsiliasi oleh Joko Widodo.

Sejumlah netizen mempertanyakan masalah apa yang membuat Habib Rizieq terkesan kesulitan pulang ke Indonesia.

Mengingat pada 2017 lalu, Habib Rizieq disebut pergi ke Mekkah Arab Saudi sebagai bentuk perjalanan umroh. Saat itu Habib Rizieq disebut berangkat ke Arab Saudi atas keinginan sendiri tanpa campur tangan pemerintah.

(Habib Rizieq Jadi Syarat Rekonsiliasi Prabowo dengan Jokowi Ditanggapi Moeldoko: Pulang Sendiri Saja)

Ternyata, memang ada problem yang membuat Habib Rizieq tidak bisa pulang ke Indonesia dengan mudah.

Hal ini dibenarkan Dubes Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel membenarkan hal itu.

Agus menjelaskan, Habib Rizieq diwajibkan membayar denda terkait aturan overstay atau tinggal di suatu tempat lebih lama dari masa yang diizinkan.

"Iya (ada halangan). Bayar denda overstay. Saudi menyebutnya gharamah," ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

Menurut Agus, Habib Rizieq Shihab harus membayar denda overstay lebih dulu sebagai syarat agar dapat kembali ke Indonesia.

Ia mengatakan, visa yang dimiliki oleh Habib Rizieq Shihab telah habis masa berlakunya pada pertengahan 2018.

Halaman
123
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved