Problem Jamur, Kembang Kol di Kota Batu Harus Habis dalam Sepekan Setelah Panen

Petani di Kota Batu harus memberi obat fungisida secara ekstra pada tanaman kembang kol yang mulai panen bulan Juni hingga Agustus

Problem Jamur, Kembang Kol di Kota Batu Harus Habis dalam Sepekan Setelah Panen
SURYA/SANY EKA PUTRI
Aktifitas petani sayur yang memberikan obat-obatan untuk sayuran, di Kelurahan Temas, Kota Batu 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Setiap masa panen, petani sayur di kota Batu selalu menghadapi masalah hama.

Seperti yang dialami Sugiono, petani sayur kembang kol di Kelurahan Temas, Kota Batu. Seharusnya bulan Juni hingga Agustus ini menjadi masa panen Raya kembang kol.

Tetapi ia harus ekstra keras memberikan obat fungisida agar kembang kol tidak terserang jamur.  Ia menunjukkan jamur pada kembang kol yang berwarna coklat muda.

"Jika ini dibiarkan tidak bisa panen. Makanya cepat-cepat diberi fungisida," kata dia, Rabu (10/7).

(Pompa Air Bertenaga Sepeda Ringankan Kerja Petani Buah, Ini Cara Kinerja Sepeda Pompa)

Saat masa panen pun, dalam satu sampai dua minggu kol yang sudah dipanen harus langsung habis. Jika tidak jamur akan tumbuh lagi dan meluas di seluruh bagian inti kembang kol.

Akan sangat berbahaya jika dikonsumsi. Penyebabnya tak lain adalah cuaca, yaitu musim hujan.

"Seharusnya musim ini kan sudah memasuki kemarau, tapi masih ada hujan. Ya mau bagaimana lagi, kami tingkatkan pemberian obat-obatan," kata dia.

Petani seperti dirinya selalu berharap saat panen tidak berbarengan, karena harga akan sangat murah.

Kembang kol saja saat panen raya perkilogram nya hanya Rp 2000.

Jika tidak panen rayaa perkilogramnya bisa mencapai Rp 15 ribu. Penyakit ini bisa menyerang sayuran kapanpun.

"Ya jadinya harus ekstra dan lebih rutin dirawat, disiram fungisida dan obat lainnya," pungkasnya.

Reporter: Sany Eka Putri

(Indeks Harga yang Dibayar Petani Juni 2019 Versi BPS Jatim Naik, 10 Komoditas Ini Jadi Penyebabnya)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved