Kenalan di FB, Kuli Bangunan di Jember ini Cabuli Anak 13 Tahun, Ketahuan Tertidur di Kandang Ayam

Akibat pencabulan itu, keluarga si anak melaporkan kasus itu ke Mapolsek Bangsalsari, Kabupaten Jember. Kini kasus pencabulan dan persetubuhan

Kenalan di FB, Kuli Bangunan di Jember ini Cabuli Anak 13 Tahun, Ketahuan Tertidur di Kandang Ayam
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Seorang pemuda berusia 19 tahun asal Kecamatan Bangsalsari, ST diduga menyetubuhi dan mencabuli seorang anak berusia 13 tahun, bernama Y.

Akibat pencabulan itu, keluarga si anak melaporkan kasus itu ke Mapolsek Bangsalsari, Kabupaten Jember. Kini kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreksrim Polres Jember.

Peristiwa itu bermula dari kenalan melalui media sosial facebook. Dua pekan lalu, ST berkenalan dengan seorang ABG berusia 13 tahun melalui FB.

Ternyata keduanya tinggal di kecamatan yang sama, yakni Bangsalsari namun berbeda desa. Setelah berkenalan lewat FB, keduanya bertemu. Akhirnya ST yang bekerja sebagai kuli bangunan mengajak Y berpacaran.

Keduanya beberapa kali 'ketemuan'. Sampai akhirnya mereka 'janjian' untuk bertemu kembali pada Minggu (7/7/2019). Mereka bertemu sore hari. Hari itulah, keluarga Y khawatir karena hingga malam hari Y tidak kunjung pulang.

Keluarga Y lantas mencari Y ke sejumlah tempat. Sampai akhirnya pukul 23.00 Wib, keluarga Y menemukan Y dan ST di sebuah gudang kandang ayam milik seorang warga di Desa Petung Kecamatan Bangsalsari. ST dipergoki tidur bersama Y. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Polsek Bangsalsari.

Peristiwa itu lantas ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Jember.

Dikabarkan Meninggal, Model & Istri Anggota DPR RI Ini Hanya Kelelahan, Mau Tuntut Penyebar Hoaks

Nil Maizar Bidik Kemenangan, Persela Vs Kalteng Putra Jadi Momen Tepat Bangkit dari Keterpurukan

Terancam 5 Tahun Penjara, Wanita Penghina Lambang Negara di Blitar akan Diperiksa Pekan Depan

"Benar ada laporan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kalau dari pengakuan tersangka satu kali melakukan itu, meskipun beberapa kali tersangka dan korban bertemu," ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwavina Jumbo Q, Kamis (11/7/2019).

Pencabulan dan persetubuhan itu dilakukan di pertemuan terakhir, sebelum akhirnya ST 'ditangkap' keluarga korban. Berdasarkan pemeriksaan polisi, ST mengajak Y bertemu di sebuah kolam renang di Kecamatan Bangsalsari. ST lantas mengajak Y ke sebuah gudang kandang ayam di Desa Petung Kecamatan Bangsalsari.

Di tempat itulah, ST diduga mencabuli dan menyetubuhi Y. Keduanya lantas tertidur di gudang kandang ayam itu, sampai sekitar pukul 23.00 Wib, keluarga Y memergoki mereka.

"Tersangka diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat 1, ayat 2 jo. 76 dan Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkas Jumbo kepada Tribunjatim.com. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved