43 Ribu Rumah di Bondowoso Belum Teraliri Listrik, Ini Tanggapan Gubernur Khofifah

Bupati Bondowoso Salwa Arifin memanfaatkan waktu kunjungan kerja ke lapangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Desa Gayam Kecamatan

43 Ribu Rumah di Bondowoso Belum Teraliri Listrik, Ini Tanggapan  Gubernur Khofifah
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menjawab keluhan dan curhatan masalah warga di Desa Gayam Kecamatan Botolinggo, Kamis (11/7/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Bupati Bondowoso Salwa Arifin memanfaatkan waktu kunjungan kerja ke lapangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo untuk curhat dan mengadu, Kamis (11/7/2019).

Bupati Salwa mengatakan pada Khofifah bahwa desa Gayam memiliki sejumlah permasalahan. Yang pertama yaitu tentang masalah listrik rumah tangga. Pasalnya masih banyak warga di Desa Gayam tersebut yang belum bisa menikmati aliran listrik.

"Masyarakat Desa Gayam ini harapannya bisa segera mendapatkan layanan kelistrikan. Banyak rumah tangga tidak bisa menikmati listrik, kampung ini sangat butuh penerangan," curhat Bupati Salwa di depan Khofifah yang datang ke Desa Gayam untuk menyalurkan air bersih ini.

Lebih lanjut dikatakan Salwa bahwa jumlah rumah tangga yang bekjm bisa menikmati listrik di kampung itu sekitar 43 ribu rumah tangga. Sehingga ia berharap agar ada perhatian dari pemerintah untuk segera melaksanakan program elektrifikasi ke kampung yang memang letaknya cukup ada di pedalaman Bondowoso tersebut.

"Warga di sini butuh penerangan," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Beredar Video Barbie Kumalasari Mohon Damai, Bahas Pertemanan ke Hotman, Sang Pengacara: Kemenangan

Kopai Osing Banyuwangi Muncul di Acara ICAO Montreal Kanada

Baru Terungkap, Cerita Asli Hubungan Faisal Harris-Jennifer Dunn, Hotman Heran: Sudah Cinta Mati Ya?

Tidak hanya itu, Bupati Salwa juga sempat mengkomunikasikan pada Gubernur Khofifah terkait akses ekonomi jalan ke Gunung Ijen. Pihaknya menyebutkan bahwa saat ini status jalan ke Gunung Ijen itu masih jalan kabupaten. Karenanya ia menyampaikan agar jalan tersebut ditingkatkan menjadi jalan provinsi.

"Ini permintaan warga, supaya jalan yang kini statusnya masih jalan kabupaten bisa ditingkatkan menjadi jalan provinsi," tegas Bupati Salwa kepada Tribunjatim.com.

Dua permintaan yang disampaikan Bupati Salwa tersebut di luar permintaan pembangunan sumur bor yang dibutuhkan di Desa Gayam. Pasalnya setiap musim kemarau kampung ini selalu kesulitan air. Sedangkan sumber air yang ada jauh berjarak lebih dari 20 kilometer.

Menjawab apa yang menjadi masukan dan permintaan Bupati Bondowoso Salwa Arifin, Gubernur Khofifah langsung merespon positif. Pasalnya, Khofifah akan segera melakukan tindak lanjut.

"Biar sumur bornya cepat terealisasi, termasuk untuk desa yang belum teraliri listrik, besok pagi kita undang Pemkab untuk koordinasi di Kantor Pemprov. Minimal Sekda atau Bappedanya. Supaya bisa dihitung dan direncanakan detail kebutuhannya dan apa yang bisa diakomodir, ini saya juga bawa Kepala Dinas ESDM dan juga Dinas PU Bina Marga, jadi supaya lebih cepat besok mari kita rapatkan," tegas Khofifah. (Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved