Dokter Rutan Sebut Joner Tewas Seusai Makan Ayam Geprek, Diduga Serangan Jantung

Dokter Rutan Klas I Surabaya beberkan kronologis sebelum pentolan Bonek, Joner Simanjuntak menghembuskan nafas terakhirnya. Dugaan dr. Mochammad Arifi

Dokter Rutan Sebut Joner Tewas Seusai Makan Ayam Geprek, Diduga Serangan Jantung
instagram.com/jhonerly_simanjuntak/
Tokoh penggemar Persebaya Surabaya, Bonek, Jhonerly Simanjuntak. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATI.COM, SURABAYA - Dokter Rutan Klas I Surabaya beberkan kronologis sebelum pentolan Bonek, Joner Simanjuntak menghembuskan nafas terakhirnya. Dugaan dr. Mochammad Arifin almarhum terkena serangan jantung.

Ia menjelaskan sebelum meninggal, Joner bersama lima temannya hendak makan bersama. "Setelah perawat saya melapor saya periksa nadinya sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan. Pijat jantung juga," ujarnya, Jumat, (12/7/2019).

Kemudian dia meminta keterangan penghuni Blok J, karena Joner menghuni Blok yang ditempati oleh 50 orang tersebut. "Saya kumpulkam mereka. Tanya krobologisnya, lima orang temannya mengatakan waktu itu mau makan bareng. Makan gurami asam manis abis beli di kantin," kata dr. Arifin menirukan teman Joner.

Akan tetapi, Joner menolak saat ditawari makanan oleh temannya, dia memilih makan ayam geprek. Karena dia suka pedas.

"Mau ta?, oh endak saya mau makan ayam geprek. Ini pedes lho, iya saya suka pedes," lanjut dr. Arifin

Selepas makan, Joner pergi ke kamar mandi. Lalu kembali ke kamar dan meminta salah satu temannya untuk mengambilkan air minum.

Tokoh Bonek Cak Joner Meninggal, Presiden Persebaya Azrul Ananda Terkejut: Beliau Sosok Penting

Blangko SIM dan Plat Kendaraan di Satlantas Polres Gresik Kosong, Warga Kecewa Berat

43 Ribu Rumah di Bondowoso Belum Teraliri Listrik, Ini Tanggapan Gubernur Khofifah

Saat temannya itu kembali membawakan air minum, tiba-tiba tubuh Joner bersila setengah sujud.

"Kok gak kembali-kembali, waktu dipegang kok nggak gerak, lalu dipanggil teman-temannya. Kok nggak ada gerakan sama sekali," ucap dr. Arifin.

Lalu dibawalah ke klinik Rutan oleh perawat, dan ditangani oleh perawat. Namun naas, sang pentolan Bonek tersebut sudah meninggalkan dunia untuk selama-lamanya.

"Kalau melihat kronologisnya dugaan saya terkena serangan jantung," pungkasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved