Kabag Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Jadi Tersangka, Tilap Uang Talangan Puskesmas

Kejaksaan Negeri Kepanjen, menetapkan YC, Kabag Keuangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang sebagai tersangka pada Kamis (11/7/2019).

Kabag Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Jadi Tersangka, Tilap Uang Talangan Puskesmas
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Kasi Pidsus Kejari Kepanjen, Muhandas Ulimen saat ditemui di Kejaksaan Negeri Kepanjen, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEPANJEN - Kejaksaan Negeri Kepanjen, menetapkan YC, Kabag Keuangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang sebagai tersangka pada Kamis (11/7/2019).

Dia terjerat kasus dugaan pemotongan honor perawat dalan program Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) tahun 2015.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kepanjen, Muhandas Ulimen menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan memeriksa yang bersangkutan

"Dugaan tindak pidana korupsi dalam pembayaran honor perawat pondok kesehatan desa, di Dinas Kesehatan Kabupaten Malang tahun 2015," beber Muhandas ketika dikonfirmasi di Kejari Kepanjen, Kamis (11/7/2019).

(KPK Blusukan ke Jawa Timur, Sapa Siswa PAUD hingga SMA Buat Sebarkan Gerakan Anti Korupsi)

Muhandas menambahkan, kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp 676 juta.

Tersangka memanfaatkan dana kapitasi BPJS Kesehatan. 23 Puskesmas di Kabupaten Malang akhirnya memberikan dana talangan untuk kepentingan Ponkesdes.

"Perawat mendapat Rp 750 ribu. Kemudian ada tambahan dana sehingga menjadi 1 juta. Lalu kepala dinas terdahulu memerintahkan untuk menggunakan dana talangan dari dana kapitasi BPJS,"

"Agustus 2015, dana tersebut cair. Ada dana yang tak dikembalikan ke puskesmas yang menalangi dana. Dana Rp 676 juta malah dipakai sendiri oleh tersangka," jelas Muhandas.

Muhandas menambahkan, pihaknya sudah melakukan penyidikan kasus ini dengan memanggil 39 orang Kepala Puskesmas se Kabupaten Malang untuk dijadikan saksi dan dimintai keterangan.

“Selain kepala Puskesmas, kita juga periksa sebagai saksi yakni 39 orang bendahara Puskesmas, 14 orang perawat Ponkesdes. Total ada 99 orang saksi dalam kasus ini. Sisanya saksi dari staf Dinkes Kabupaten Malang,” tutup Muhandas. 

Reporter: Surya/Erwin Wicaksono

(Begini Langkah Dinas Kesehatan Pasuruan Tekan Stunting, Dapat Anggara Rp 626 Juta dari APBD)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved