Para Pelanggan PDAM di Pamekasan Mengeluh, Tagihan Air Melonjak Hingga Rp 1 Juta, Pilih Bikin Sumur

Para Pelanggan PDAM di Pamekasan Mengeluh, Tagihan Air Melonjak Hingga Rp 1 Juta, Pilih Bikin Sumur.

Para Pelanggan PDAM di Pamekasan Mengeluh, Tagihan Air Melonjak Hingga Rp 1 Juta, Pilih Bikin Sumur
Ilustrasi Air PDAM 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sejumlah pelanggan PDAM di Pamekasan kini mengeluh.

Sebab tagihan air di rumah mereka pada Juli 2019 ini melonjak tajam, hingga naik antara 300 sampai 500 persen. Mereka yang selama ini hanya dikenakan tarif antara Rp 90.000 – Rp 120.000, kini naik menjadi Rp 600.000 hingga Rp 700.000 per bulan.

Bahkan, di antara pelanggan air PDAM di wilayah kota, semula hanya Rp 250.000 per bulan, naik drastis di atas Rp 1 juta per bulan.

Gagal Temui Direktur PT Garam, Warga Pandan Pamekasan Tumpahkan Berkarung-karung Garam ke Jalan

Cerita Mallieh & Maddeli YouTuber Pamekasan, Eksis Lewat Emak Tapai Bahas Kehidupan Sosial Madura

DLH Pamekasan Angkut 30 Ton Sampah Tiap Hari, TPA Bisa Tahan 4 Tahun Bila Warga Penuhi Syarat Ini

Sehingga dengan kenaikan rekening PDAM yang dianggap tidak wajar ini, sejumlah pelanggan tidak bayar dan berniat berhenti untuk berlangganan air DPAM, lalu memilih membuat sumur bor.

Seperti yang diungkapkan Rika Jauhari, warga Kelurahan Barambat Kota. Sebelumnya tarif pemakaian air di rumahnya Rp 45.000 per bulan. Kemudian naik Rp 55.000, naik lagi Rp 68.000 per bulan. Dan pertengahan 2018 lalu, naik lagi menjadi Rp 92.000.

Namun ketika dirinya hendak membayar tagihan rekening PDAM Juli 2019 lalu, ia kaget dan tidak percaya. Tagihan airnya melonjak menjadi Rp 600.000.

Sehingga ia mengurungkan niatnya untuk membayar. Kemudian ia meminta tolong kakaknya melapor ke petugas bagian rekening di PDAM menanyakan kenapa tagihannya bisa melonjak drastis.

Dari penjelasan petuga PDAM, pihaknya diminta untuk bersabar menunggu, karena bisa jadi ada kesalahan pencatatan dan tetap membayar seperti tagihan bulan-bulan sebelumnya.

“Sampai sekarang, saya tidak membayar, karena data di PDAM, tagihan saya katanya sudah benar sebesar Rp 600.000,” kata Rika Jauhari, kepada Tribunjatim.com, Jumat (12/7/2019).

 Menurut Rika, dirinya merupakan keluarga kecil. Di rumah tinggal bersama suami dan kedua anaknya yang masih balita serta ibunya. Pemakaian airnya pun biasa saja, tidak sampai berlebih-lebihan.

Halaman
123
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved