Para Pelanggan PDAM di Pamekasan Mengeluh, Tagihan Air Melonjak Hingga Rp 1 Juta, Pilih Bikin Sumur

Para Pelanggan PDAM di Pamekasan Mengeluh, Tagihan Air Melonjak Hingga Rp 1 Juta, Pilih Bikin Sumur.

Para Pelanggan PDAM di Pamekasan Mengeluh, Tagihan Air Melonjak Hingga Rp 1 Juta, Pilih Bikin Sumur
Ilustrasi Air PDAM 

Dan membengkaknya tagihan rekening PDAM ini, bukan hanya menima dirinya, tapi juga beberapa tetangganya, tagihannya semula di bawah Rp 100.000 per bulan, kini malah naik di atas Rp 600.000. Mereka semua sepakat untuk berhenti berlangganan air PDAM dan memilih untuk membuat sumur.

Direktur PAM Pamekasan Agus Bachtiar, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, terdapat sejumlah pelanggan PDAM yang datang ke kantor untuk komplain berkaitan dengan melonjaknya tagihan rekeningnya, dari semula Rp 100.000 naik menjadi menjadi di atas Rp 600.000 per bulan.

Dari beberapa pelanggan yang complain, sebagian  mengerti dan menerima penjelasan petugas bagian pelayanan di PDAM, jika tingginya tarif air PDAM itu sesuai dengan jumlah pemakaian air di rumah mereka.

Tapi bagi pelanggan yang tidak puas dan tidak mau menerima, PDAM menurunkan tim khusus  mendatangi rumah pelanggan, sekaligus mengevaluasi, apakah tarif yang harus dibayar itu sesuai pemakaian air atau tidak.

Artinya, jika tingginya angka di water meter itu, karena ada kesalahan pencatatan atau mengalirnya air diikuti lebih dulu dengan angin, maka water meternya akan diganti yang baru.

Pelanggan diberi kebijakan untuk membayar dengan mengangsur atau besar tagihannya dikembalikan kepada semula.

“Sejak tiga bulan lalu, pencatatan di water meter di rumah pelanggan PDAM kami menggunakan teknologi android. Begitu petugas mencatat angka meter di rumah pelanggan, dengan sendirinya langsung terkoneksi ke rekening tagihan pelanggan di sistem PDAM. Dengan begitu, teman-teman tidak bisa bermain, begitu pula pelanggan,” kata Agus Bachtiar, yang ditemui di pendopo Ronggo Sukowati, Pamekasan.

Kepada semua pelanggan, Agus Bachtiar meminta agar dalam penggunaan air sehemat mungkin sesuai dengan kebutuhan. Jangan biarkan kran airnya terbuka terus-menerus, sehingga airnya tetap mengalir.

Dan ini yang tidak disadari masyarakat dengan anggapan, berapapun banyaknya air yang dipakai, bayarnya tetap seperti bulan sebelumnya.

Diaku, ada pelanggan tagihan pemakaian air di rumahnya melonjak. Semula Rp 250.000 per bulan, kali ini naik menjadi Rp 1 juta.

Halaman
123
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved