Ratusan Pendekar dari Belasan Perguruan Silat Kumpul di Alun-alun Lamongan Gelar Atraksi

Ratusan pendekar dari berbagai perguruan silat dipersatukan Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung masuk ke dalam Alun-alun Lamongan.

Ratusan Pendekar dari Belasan Perguruan Silat Kumpul di Alun-alun Lamongan Gelar Atraksi
surya/Hanif Manshuri
Atraksi para pendekar dari belasan perguruan silat dan juga oleh anggota kepolisian Polres Lamongan di HUT Bhayangkara ke 73 di Alun - alun Lamongan, Jumat (12/7/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ratusan pendekar dari berbagai perguruan silat dipersatukan Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung masuk ke dalam Alun-alun Lamongan.

Para pendekar di wilayah Lamongan Jawa Timur itu mengenaka seragam kebesaran perguruan silat masing-masing, dan menyatu tanpa ada perbedaan.

Mereka, bahkan para pendekar ini kemudian menggelar peragaan jurus seragam secara kolosal.
Tak hanya pendekar, peragaan jurus kolosal ini juga diikuti anggota kepolisian dari Polres Lamongan.

Ratusan pendekar dan anggota polisi ini kemudian memperagakan secara kolosal jurus-jurus dasar pencak silat.
Tak lepas, puluhan bendera lambang perguruan silat juga ikut mewarnai peragaan silat kolosal dengan iringan musik tradisional.

Bersatunya ratusan anggota perguruan silat dengan menggelar parade dan peragaan jurus kolosal ini adalah bagian dari Apel bersama dalam rangkat HUT Bhayangkara ke-73 di alun-alun Lamongan, Jumat (12/7/2019).

"Sebanyak 300 pendekar dari 21 perguruan silat di Lamongan yang tergabung dalam IPSI Lamongan yang ikut dalam peragaan jurus pencak silat secara kolosal ini," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung pada Surya.co.id (TribunJatim.com grup) Jumat (12/7/2019).

Kegiatan ini diinisiasi Polres Lamongan untuk kebersamaan antar perguruan silat di Lamongan. Dan menunjukkan, meskipun ada banyak perguruan silat, namun para pendekar tetap bersatu. " Ini luar biasa," kata Feby.

Pencak silat adalah salah satu warisan budaya leluhur yang harus tetap dilestarikan. Dan ini merupakan momen yang langka dan jarang terjadi, dimana puluhan perguruan silat menjadi satu dalam satu gerakan, demi persatuan bangsa dan negara.

Ini menjadi komitmen dan modal Polri untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif, damai.

Final Piala Indonesia Dihelat, Laga Persija Vs Semen Padang Dipastikan Ditunda

Foto Anggun Pulang Kampung ke Kroya Viral, Sang Penyanyi Semprot Akun FB Purwati Kenzo: Nggak Etis

Ashanty Rela Pulang Demi Hadiri Ultah Aurel, Putri Anang Cium Sayang Ibunda: Terima Kasih Cintaku

Tak hanya atraksi pencak silat secara kolosal yang menyedot perhatian, karena usai pagelaran jurus itu, anggota kepolisian dari Polres Lamongan melanjutkannya dengan menggelar sejumlah atraksi di hadapan tamu undangan dan peserta apel bersama.

Beragam atraksi diantaranya, atraksi memecahkan balok es dan mematahkan pipa ledeng menggunakan tangan kosong, memecahkan balok batu dan genting dengan kepala.

Ada kekuatan tenaga dalam yang dimiliki polisi dan dibuktikan dengan atraksi yang spektakuler.

Atraksi lain, memecahkan bongbis bersusun mulai dari 3 susun hingga puluhan susun. Bahkan, Kapolres dan
Bupati Lamongan juga ikut langsung dengan anggota polisi yang memecahkan balok batu kumbung menggunakan kepala.

Usai pelaksanaan apel, acara yang juga diikuti oleh elemen masyarakat lain ini dilanjutkan dengan pemberian hadiah pada para pemenang serangkaian lomba yang digelar oleh Polres Lamongan dalam menyambut peringatan HUT Bhayangkara ke-73.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved