Liga Indonesia

Takluk 3-0 Dari Persela, Pelatih kalteng Putra Akui Pemainnya Banyak Lakukan Keselahan Sendiri

Kalteng Putra, harus takluk 3-0 atas tuan rumah, Persela Lamongan, laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan Kamis (11/7/2019)

Takluk 3-0 Dari Persela, Pelatih kalteng Putra Akui Pemainnya Banyak Lakukan Keselahan Sendiri
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Pemain Kalteng Putra, Kevin Gomes de Oliviera (kiri) dan Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliviera (kanan) saat konferensi pers 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kalteng Putra, harus takluk 3-0 atas tuan rumah, Persela Lamongan, laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan Kamis (11/7/2019) malam.

Tiga gol tim yang bersarang ke gawang Kalteng dicetak oleh Alex Dos Santos menit 38, 45, dan 63.

Kekalahan ini memperpanjang rekor Kalteng selalu kalah tiga laga terakhir. Sebelumnya, tim besutan Gomes de Oliviera itu takluk0-1 dari Borneo FC (3/7/2019), juga kalah 0-2 dari PSS Sleman (7/7/2019).

Telan kekalahan di laga ini, disampaikan Gomes de Oliviera, pelatih Kalteng Putra, karena skuat asuhannya banyak lakukan kesalahan sendiri sehingga bisa dimanfaatkan oleh pemain lawan.

“Kami banyak salah tadi, banyak kesalahan sendiri,” terang Gomes usai laga kepada Tribunjatim.com.

Termasuk dua kesalahan fatal kiper Kalteng Putra, Dimas Galih yang lakukan blunder dan berbuah dua gol Persela.

Meskipun Gomes akui bahwa kesalahan pemain adalah hal wajar.

Kalteng Putra Tampil Tidak Konsisten, Gomes de Oliviera: Kami Butuh Dukungan Suporter

PSS Sleman Vs Persebaya, Bonek Mania Tak Diberi Kuota Disayangkan Djanur: Saya Harap Mereka Datang

Tokoh Bonek Cak Joner Meninggal, Presiden Persebaya Azrul Ananda Terkejut: Beliau Sosok Penting

“Semua orang bisa lakukan kesalahan. Selama ini dia (Dimas Galiih) tampil konsisten sekali, bantu banyak,” tuturnya kepada Tribunjatim.com.

Meski lakukan blunder, Gomes enggan terlalu memvonis Dimas Galih, karena menurutnya sebelum laga ini ia tampil gemilang di banyak laga Kalteng.

Paling penting menurut pelatih asal Brasil tersebut adalah memperbaiki kerjasama tim.

“Kami tidak boleh vonis siapa aja, kami harus perbaiki kolektivitas yadng diandalkan, tidak bisa kami salahkan satu atau dua pemain,” pungkasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara, Ferinando Pahabol, winger Kalteng menyebut bahwa kekalahan ini menjadi pelajaran bagi rekan setimnya di laga berikutnya.

“Itu lah hasilnya, kami tidak bisa apa-apa, itu yang terjadi, kami mensyukuri karena pemain kami semua tidak ada yang cedera. Kami siap untuk pertandingan berikutnya,” pungkas Pahabol. (amn/Tribunjatim.com)

Penulis: Khairul Amin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved