Teriak Histeris di Terminal di Kediri, Pria Gondrong Bertato Diciduk Satpol PP, Meronta Saat Dibawa

Teriak Histeris di Terminal di Kediri, Pria Gondrong Bertato Diciduk Satpol PP, Meronta Saat Dibawa.

Teriak Histeris di Terminal di Kediri, Pria Gondrong Bertato Diciduk Satpol PP, Meronta Saat Dibawa
SURYA/DIDIK MASHUDI
Satpol PP Kota Kediri mengamankan pria berambut gondrong yang badannya dipenuhi lukisan tatto di Terminal Tamanan, Kota Kediri, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Regu patroli Satpol PP Kota Kediri mengamankan Subani (35) pria berambut gondrong yang sekujur badannya dipenuhi lukisan tato di Terminal Tamanan, Kota Kediri, Jumat (12/7/2019).

Subani dilaporkan warga karena diduga mabuk dan stress sehingga berteriak-teriak tidak terkontrol yang membuat resah warga.

Selain itu aksinya dilakukan di pinggir jalan yang dapat membahayakan para pemakai jalan dan dirinya sendiri.

Diprotes Banser dan BEM PTM Akibat Disebut Undang Eks Anggota HTI, Brother Fest 2019 Kediri Ditunda

Berikut Daftar 24 Stasiun TV dan Radio yang Ditertibkan Balai Monitor di Kediri, Malang, dan Madiun

Pemkab Kediri Progamkan Wawasan Cagar Budaya Masuk Sekolah, Upaya Tanamkan Budaya Panji Sejak Dini

Menindaklanjuti pengaduan masyarakat, petugas patroli Satpol PP kemudian mendatangi lokasi. Saat petugas tiba, Subani berada di barat warung kuliner Soto Tamanan.

Saat akan dibawa ke Kantor Satpol PP, Subani sempat meronta dan memberikan perlawanan serta berguling-guling di pinggir jalan.

Namun petugas secara persuasif dapat membujuknya sehingga mau dibawa ke Kantor Satpol PP. Di kantor satker penegak peraturan daerah itu, Subani diminta mandi dan diberi pakaian yang layak.

Belakangan juga diketahui jika Subani merupakan warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, untuk sementara Subani masih diamankan di Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Sedangkan tindaklanjutnya bakal dikoordinasikan dengan petugas dari Kantor Dinas Sosial Kota Kediri. Solusinya Subani dikembalikan kepada keluarganya. Kemungkinan kedua jika Subani menderita gangguan kejiwaan akan dirujuk ke RSJ Lawang.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved