Puncak Latihan Perang Armada Jaya ke-37 di Pantai Banongan, Gunakan Kapal Tempur KRI Makassar

Puncak latihan perang Armada Jaya ke-37 yang dipusatkan di Pantai Banongan, Situbondo, akan digelar sepanjang Sabtu (13/7/2019) hari ini.

Puncak Latihan Perang Armada Jaya ke-37 di Pantai Banongan, Gunakan Kapal Tempur KRI Makassar
SURYA/NURAINI FAIQ
Pasukan TNI AL saat menuju KRI Makassar sebelum bertolak ke Perairan Banongan, Situbondo, Kamis (11/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puncak latihan perang Armada Jaya ke-37 yang dipusatkan di Pantai Banongan, Situbondo, akan digelar sepanjang Sabtu (13/7/2019) hari ini.

Tepat pukul 03.00 WIB tadi, puluhan kendaraan tempur tank sudah diapungkan dari KRI Makassar menuju Pantai Banongan.

Dalam simulasinya, tank-tank ini akan didukung oleh satuan lain untuk memperebutkan daerah pantai yang dikuasai pihak asing. Termasuk dukungan pesawat udara.

Deretan tank saat disiagakan di dalam KRI Makassar, Jumat (12/7/2019). Kendaraan tempur ini setiap saat dikerahkan begitu dibutuhkan.
Deretan tank saat disiagakan di dalam KRI Makassar, Jumat (12/7/2019). Kendaraan tempur ini setiap saat dikerahkan begitu dibutuhkan. (SURYA.CO.ID/NURAINI FAIQ)

Detik-Detik Menegangkan Saat Personel TNI AL Turunkan dan Angkat Kembali Sekoci dari KRI Makassar

Fase yang dinamakan pendaratan amfibi inilah yang paling seru. Tank-tank itu meluncur dari mulut bawah kampung Kapal perang KRI Makassar.

Pantauan langsung surya terlihat, puluhan tank dan kendaraan peluncur roket sudah siap sejak pukul 02.00. Lengkap dengan personil marinir.

Kemudian Kendaraan tempur itu diapungkan lalu mendarat di Banongan sambil nantinya memuntahkan tembakan. 

Pelaksanaan latihan perang Armada Jaya ini dalam rangka menyiapkan unsur-unsur dan prajurit TNI AL untuk Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2019. 

Pasukan gabungan dari seluruh satuan TNI AL saat mengatur strategi latihan perang di atas KRI Makassar, Jumat (12/7/2019).
Pasukan gabungan dari seluruh satuan TNI AL saat mengatur strategi latihan perang di atas KRI Makassar, Jumat (12/7/2019). (SURYA.CO.ID/NURAINI FAIQ)

Pasukan TNI AL Atur Strategi di Atas Geladak Kapal di Pulau Kangean Saat Menghindari Ancaman Ranjau

Latihan Armada Jaya ke-37 ini melibatkan 8.493 personel dengan rincian 1.959 personel pada tahap Geladi Posko dan 6.534 personel terlibat pada tahap Manuver Lapangan. 

Para personel Manlap tersebut terbagi dalam beberapa Komando Tugas (Kogas), diantaranya Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Pendaratan Administrasi (Kogasratmin) dan Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai). 

Retusan alutsista dan kendaraan tempur dikerahkan dalam latihan perang ini. Mulai dari kapal perang KRI Makassar, kapal selam, tank, pesawat udara, hingga alutsista lain.

Berikut rincian alutsista yang terlibat dalam latihan terdiri dari Kapal Perang (KRI) berbagai jenis (Kapal Selam, Perusak Kawal Rudal, Kapal Cepat Rudal, Perusak Kawal, Angkut Tank, Buru Ranjau, Kapal Tanker, Kapal Bantu Tunda dan Kapal Bantu Rumah Sakit). 

Selain Kapal Perang, juga melibatkan berbagai Pesawat Udara Fixed Wing dan Rotary Wing, serta Alutsista Marinir dari satuan tank macam BMP-3F, LVT-7, BVP-2, KAPA-K61, How 105, RM-70 Grad, PK dan Rubber Boat. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved