Kelompok Seni dari 18 Desa Ramaikan Festival Olahraga Tradisional di Kota Batu

Festival Olahraga Tradisional digelar Dinas Pendidikan Kota Batu di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Kelompok Seni dari 18 Desa Ramaikan Festival Olahraga Tradisional di Kota Batu
SURYA/SANY EKA
Festival Olahraga Tradisional Kota Batu yang digelar di Lapangan Desa Beji, Minggu (14/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Alunan suara musik Jawa terdengar dari kejauhan.

Musik tersebut dimainkan oleh kelompok seni dari perwakilan 18 desa dan kelurahan di Kota Batu, Minggu (14/7/2019).

Kelompok seni tersebut mengikuti Festival Olahraga Tradisional yang diadakan Dinas Pendidikan Kota Batu di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Suasana yang panas tidak menyurutkan semangat peserta lomba.

Begitupun dengan penonton yang tetap setia memberikan semangat kepada para peserta.

Cerita Sumber Air Nyi Sindu Kota Batu, Dipercaya Bisa Menyembuhkan Penyakit Sejak Tahun 1965

Walau tidak banyak penonton, kegiatan ini mampu membuat beberapa orang tua tertarik untuk mengajak anaknya menonton.

Seperti Suparman, warga Kelurahan Sisir yang mengajak anaknya untuk menonton Festival Olahraga Tradisional.

"Sebagai orang tua harus seimbang dalam memberikan pengetahuan. Seperti ini kan kalau bukan anak-anak, nanti siapa lagi yang melanjutkan. Dikenalkan olahraga tradisional, apa saja sih yang ada di dalamnya," ungkapnya di sela-sela melihat pertunjukan.

Dalam festival ini, yang diutamakan adalah olahraga.

Raih Poin Penuh di Markas Semen Padang, Arema FC Putus Rekor Buruk Laga Tandang

Lainnya bisa kolaborasi seni dan tradisional.

Halaman
123
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved