Kelompok Seni dari 18 Desa Ramaikan Festival Olahraga Tradisional di Kota Batu

Festival Olahraga Tradisional digelar Dinas Pendidikan Kota Batu di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Kelompok Seni dari 18 Desa Ramaikan Festival Olahraga Tradisional di Kota Batu
SURYA/SANY EKA
Festival Olahraga Tradisional Kota Batu yang digelar di Lapangan Desa Beji, Minggu (14/7/2019). 

Namun, dari 22 desa dan kelurahan di Kota Batu, hanya 18 desa dan kelurahan saja yang mengikuti.

"Sebetulnya ini wajib, tetapi kebanyakan di antara mereka ini kesulitan dalam menggabungkan antara seni, dan olahraga," ungkapnya.

Kesulitan ini dikarenakan masih kurang pahamnya masyarakat tentang olahraga tradisional.

"Harapan kami kan inginnya, yang lolos lomba tingkat kota ini akan kami ikutkan ke tingkat provinsi. Tetapi kami masih kesulitan dalam anggaran," imbuhnya.

Padahal, lanjut Ahmad Khusni, tahun 2017 perwakilan pernah menjuarai lomba ini tingkat provinsi.

Ribuan Peserta Ramaikan BNI Sunday Funday di Lapangan Rampal Malang, Ada Jalan Sehat hingga Zumba

Namun, untuk akomodasi juga sangat diperlukan bagi paguyuban seni apalagi semua perlengkapan seperti kendang, gong, membawa sendiri.

"Setiap tahunnya kami pasti evaluasi, agar permainan olahraga tradisional ini lebih dikenal sama masyarakat. Kami gali lebih dalam potensi yang ada di Kota Batu ini," pungkasnya. (Surya/Sany Eka)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved