Pengakuan Penghuni Kos di Surabaya yang Pergoki 3 Pencuri Motor, Ditodong Pisau & Tak Berani Teriak

Pengakuan Penghuni Kos di Surabaya yang Pergoki 3 Pencuri Motor, Ditodong Pisau & Tak Berani Teriak.

Pengakuan Penghuni Kos di Surabaya yang Pergoki 3 Pencuri Motor, Ditodong Pisau & Tak Berani Teriak
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Tiga Pelaku Pencurian Motor Ditembak Mati Polrestabes Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang penghuni kos, Ainun Nufus nyaris menjadi korban pencurian motor di rumah kos Jalan Jojoran I No 35 Surabaya.

Ainun mengaku sekitar pukul 02.30 WIB, mendengar suara berisik di lantai satu rumah kos tepatnya parkiran motor, Sabtu (13/7/2019).

Saat turun dan melihat ke area parkiran, dirinya memergoki tiga orang pria berusaha membuka kunci motornya.

Aksi 3 Pencuri Motor Profesional, Pakai Mobil Sewaan Nopolnya Diplester, Sisir di Rumah Kos Surabaya

3 Pencuri Motor Ini Tewas Terkapar Akibat Tembakan Polisi, Saat Serang dengan Pisau Ketika Dihadang

4 Pencuri Motor di Sidoarjo Diciduk Polisi, Modal Pakai Kunci T hingga Minimarket Jadi Sasaran

Tak banyak yang dilakukan Ainun. Terlebih saat seorang pelaku justru mengeluarkan pisau dan menodong di bagian leher kirinya.

"Kemarin habis nongkrong pulang jam 01.00 WIB, turun dari kamar sudah lihat ada orang-orang ga kenal bawa motor teman saya. Giliran motor saya sudah ketahuan duluan," kata Ainun, Minggu (13/7/2019).

Ainun hanya diam melihat dua orang pelaku membawa motor putih milik rekannya. Dia tak melawan maupun berteriak.

"Saya langsung lari ke atas ngasih tahu teman saya, tidak kepikiran tidak berani mau teriak," lanjut dia.

Tiga pencuri motor yang diketahui bernama Susanto (37), Sofyan (27) dan Idris (24) ini membawa kabur dua motor dari rumah tersebut.

Sesampainya di Jalan Dharmahusada Indah, tiga pelaku yang sudah menjadi target Polrestabes Surabaya selama dua bulan ini pun dihadang petugas.

"Kami sudah mengidentifikasi, dua bulan identifikasi di Lumajang. Kemarin kami temukan mereka di Dharmahusada Indah. Saat penyergapan tiga-tiganya bersama-sama melawan. Kami lakukan tindakan tegas (tembak mati)," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Sudamiran mengatakan tiga pelaku merupakan komplotan yang dikendalikan oleh Sofyan. Mereka kerap beraksi mencari sasaran motor di beberapa wilayah dengan menyiapkan senjata tajam berupa pisau hingga clurit.

"Apabila korban melawan maka pelaku tidak segan-segan melukai dengan senjata yang sudah disiapkan. Dari Jember mereka lari ke sini, beraksi di sini. Korban ini salah satunya," kata dia.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved