1318 Guru di Kota Batu Akan Dapat Giliran dan Harus Mau Dirotasi, Begini Penjelasannya

Pemkot Batu membuat kebijakan tentang merotasi guru PNS mulai TK, SD, SMP untuk menyesuaikan kebutuhan dari sekolah.

Istimewa
Ilustrasi Guru 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Pemkot Batu membuat kebijakan tentang merotasi guru PNS mulai TK, SD, SMP.

Total ada 1318 guru yang ada di Kota Batu yang menunggu giliran untuk dirotasi.

Sesuai dengan Perwali nomor 57 tahun 2015 tentang penataan dan pemerataan guru di Kota Batu. Rotasi guru di Kota Batu ini sudah diberlakukan sejak 2017 lalu. Dan tahun 2019 ini masuk dalam gelombang ketiga.

Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Dinas Pendidikan Kota Batu, Abdul Rais mengatakan rotasi guru ini sesuai giliran.

(Launching Buku Pangeran Diponegoro, Mantan Kemendikbud Ajak Guru SMP se-Malang Raya Belajar Sejarah)

Jumlah guru yang dirotasi ini juga menyesuaikan kebutuhan dari sekolah.

"Tujuannya ada rotasi guru ini adalah untuk pemerataan pendidikan di Kota Batu. Bahkan diperkuat dengan adanya perwali," kata Rais, Senin (15/7).

Ia menyebutkan syarat rotasi guru ini yang utama adalah masa mengajar di sekolah maksimal 8 tahun.

Jika sudah 8 tahun maka harus wajib di pindah ke sekolah lain. Rais menyebutkan rotasi ini juga untuk membantu kepentingan jumlah jam mengajar guru itu sendiri.

Agar bisa melakukan sertifikasi, jika jam mengajar kurang maka tidak bisa melakukan sertifikasi.

"Seharusnya rotasi ini juga bisa menentukan nasib para guru. Selain itu juga untuk pemerataan kualitas pendidikan," imbuhnya.

Namun, bisa saja guru yang lama dipindah karena adanya guru baru dari rekrutmen CPNS. Guru yang keterima CPNS ini nantinya harus menempati sekolah yang didaftar.

Oleh karena itu, ketika ada sekolah yang ketambahan guru baru, maka guru lama lah yang harus dipindah.

(Temukan Gambar Mengerikan di Buku, Guru-guru Sekolah Panggil Polisi Tangkap Ibu Siswa Perempuannya)

Ia mengatakan di wilayah Kota Batu, kekuranagan guru SMP sudah teratasi. Namun masih ada problem kekurangan guru SD.

Pemkot Batu menutupi kekurangan guru SD ini dengan mengisi Guru Tidak Tetap (GTT).

Satu guru SDN Junrejo 2 yang sudah dirotasi tahun 2017, Iik Suyanti mengatakan rotasi guru ini justru sangat bagus bagi guru.

Karena menurutnya guru bisa mendapatkan pengalaman baru dan lingkungan baru. Bagi Iik guru kelas 5 itu tidak ada kesulitan mengajar.

"Tidak ada kesulitan kok mbak, justru saya malah senang karena mendapat tempat baru," kata dia.

Iik dipindah setelah 8 tahun mengajar di SDN Tlekung 2. Ia berharap dengan rotasi guru ini bisa meningkatkan pendidikan di Kota Batu. Serta meningkatkan daya saing dibidang prestasi siswa dan juga sekolah.

Reporter: Surya/Sany Eka Putri

(Launching Buku Pangeran Diponegoro, Mantan Kemendikbud Ajak Guru SMP se-Malang Raya Belajar Sejarah)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved