Bahas Teknik & Karya Fotografi Udara, Lensa Academy Ajak Anak Muda Berkompetisi Hingga ke Vietnam

Bahas Teknik & Karya Fotografi Udara, Lensa Academy Ajak Anak Muda Berkompetisi Hingga ke Vietnam.

Bahas Teknik & Karya Fotografi Udara, Lensa Academy Ajak Anak Muda Berkompetisi Hingga ke Vietnam
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Mengulik Teknik dan Karya Fotografi Udara, Lensa Academy Ajak Anak Muda Berkompetisi Hingga ke Vietnam 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ratusan peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan dan ajang kompetisi drone yang digelar oleh One Glove dan Lensa Academy.

Mereka saling mengeksplorasi kemampuan dan berbagi ilmu seputar teknik mengemudikan drone untuk mendapatkan tangkapan visual yang menarik.

"Teknik mengemudi drone menjadi hal yang sangat critical dalam fotografi dan sinematografi udara, di sini kita sharing creative shoot dan memaksimalkan kemampuan," kata One Glove dalam rilis yang diterima, Senin (15/7/2019).

HUT ke 726, Pemkot Surabaya Gelar Rally Areal Drone Competition 2019

Penangkapan Pencuri Sapi di Pasirian Lumajang Libatkan Anjing Pelacak dan Drone

Bantu Korban Gempa dan Tsunami Palu, Gelar Charity Micro Drone di CITO Surabaya

Selain workshop, Lensa Academy Surabaya juga menantang para droner berkompetisi menampilkan kemampuan dan karya terbaik.

Mereka diminta mengambil creative shoot tempat wisata dan mengeditnya hingga menjadi video berdurasi satu menit.

Event ke empat kali setiap tahun yang digelar di berbagai daerah ini telah memilih masing-masing tiga pemenang untuk selanjutnya mengikuti "Lensa Project : Capture Vietnam" di akhir tahun nanti.

"Para peserta terbaik di Lensa Academy di 10 kota akan diseleksi kembali dan hasil seleksi tersebut diambil empat peserta terbaik genre fotografer, videografer, vlogger dan drone pilot diberangkatkan ke Vietnam dan disana berkalaborasi membuat karya visual dan dipamerkan ke publik tanah air," kata Albert Tampemawa dari Lensa Academy.

Sementara itu, perwakilan pemenang Danang mengatakan, acara tersebut memberikan wawasan baru terlebih berkompetisi untuk pengambilan video hingga proses editing.

"Sangat menantang karena kami hanya diberi kesempatan 10 menit untuk mengambil gambar dan langsung editing, waktunya sempit. Sempat saya merasa tidak menang, ketika disebut menang ya bangga sekali," pungkas Danang.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved