Dinas Pendidikan Kota Blitar Melarang Kegiatan Bully-bullyan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Blitar melarang sekolah melakukan perploncoan atau membully siswa baru pada masa pengenalan lingkungan sekolah.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Timur
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Pendidikan Kota Blitar melarang sekolah melakukan perploncoan atau membully siswa baru pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di tahun ajaran baru ini.

Sesuai rencansa, kegiatan MPLS dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin (15/7/2019).

"Sekolah tidak boleh punya program bully-bullyan pada kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, M Sidik, Minggu (14/7/2019).

Sidik mengatakan, kegiatan MPLS lebih banyak diisi dengan kegiatan mengenalkan program yang dimiliki sekolah ke siswa baru.

Pemerintah Alokasikan Rp 1,2 M untuk Tambah Fasilitas Agrowisata Belimbing Karangsari Kota Blitar

Pemkot Kediri Santuni 1.600 Anak Yatim di Hari Jadi Kota Kediri ke 1.140

Misalnya, pengenalan kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki masing-masing sekolah.

Dengan begitu, para siswa baru bisa memilih ikut ekstrakurikuler apa yang sesuai dengan minatnya.

Menurutnya, kegiatan MPLS model perploncoan seperti meminta siswa baru memakai barang yang aneh-aneh sudah tidak perlu lagi.

Hal itu justru akan membebani para siswa baru.

"Pekan lalu sudah kami adakan pra MPLS. Pra MPLS diikuti siswa baru dan orang tua. Sekolah juga harus memberitahukan program-programnya ke orang tua," ujarnya.

Marc Marquez Bocorkan Rahasia Tampil Dominan pada Paruh Pertama MotoGP 2019

Dinas Pendidikan Kota Blitar Usulkan Tambahan Dana Rp 2,6 Miliar untuk Rehabilitasi 26 Sekolah Dasar

Sidik juga berharap, pada hari pertama masuk sekolah, para orang tua bisa mengantar anak-anaknya ke sekolah.

Hal itu untuk memberi semangat kepada anak-anak di hari pertama masuk sekolah.

Menurutnya, Pemkot Blitar juga mendukung program tersebut.

Buktinya, Pemkot Blitar meniadakan apel rutin bagi PNS pada Senin (15/7/2019).

Dengan tidak ada apel rutin, harapannya, para orang tua yang berstatus PNS bisa mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah.

Transkrip Lengkap Pidato Visi Indonesia Jokowi, Sampaikan 5 Poin Penting, Apa Saja?

Pemkab Kediri Progamkan Wawasan Cagar Budaya Masuk Sekolah, Upaya Tanamkan Budaya Panji Sejak Dini

"Senin besok tidak ada apel di pemkot. Agar orang tua yang bersatus PNS bisa mengantar anaknya ke sekolah. Di hari pertama masuk sekolah, kami ingin ada semacam prosesi penyerahan dari orang tua ke sekolah untuk para siswa baru," katanya. (Surya/Samsul Hadi)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved