Kirim Sabu Paket Hemat, Mantan Sopir Asal Bungah Gresik Dituntut 8 Tahun Penjara dan Denda 800 Juta

Mantan sopir asal Bungah, Gresik dituntut 8 tahun penjara dan denda 800 juta lantaran terbukti kirim sabu paket hemat.

Kirim Sabu Paket Hemat, Mantan Sopir Asal Bungah Gresik Dituntut 8 Tahun Penjara dan Denda 800 Juta
SURYA/SUGIYONO
SABU – Terdakwa Moh Fathoni keluar dari ruang sidang PN Gresik tanpa pengawalan polisi menuju tahanan sementara, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK –  Moh Fathoni (33), warga Desa Mojopurowetan Kecamatan Bungah Gresik dituntut jaksa dengan hukuman selama 8 tahun penjara dan denda Rp 800 Juta akibat diduga menjual narkotika jenis sabu-sabu.

Terdakwa ingin mengajukan keringanan hukuman.

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Gresik Nurul Istiana mengatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Tak Kapok Dibui 6 Tahun, Pria Ini Ditahan Polisi Seusai Digerebek di Rumahnya Bangkalan Karena Sabu

“Menuntut terhadap terdakwa Moh Fathoni dengan hukuman selama delapan tahun penjara, dan denda Rp 800 Juta subsider 6 bulan kurungan,” kata Nurul, usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Senin (15/7/2019).

Perbuatan terdakwa karena terbukti menyimpan, memiliki dan menguasai sabu-sabu beberapa gram poket sabu.

Berat masing-masing 0,38 dan 0,36 gram sebanyak 5 bungkus.

Pemuda Ini Mau Pesta Sabu di Rumahnya, Tapi Keburu Dicegat Polisi di Jalanan Sepi di Pamekasan

Kemudian, satu skrop dari sedotan, kertas kecil, 2 plastik dan sejumlah bukti yang lainnya.

“Dari fakta-fakta persidangan dan barang bukti, terdakwa terbukti menyimpan, memiliki dan menguasai narkotika golongan satu jenis sabu-sabu,” katanya.

Dari tuntutan jaksa, terdakwa Moh Fathoni akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan yang dipimpin majelis hakim PN Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe.

4 Jam Pasca Ringkus IRT Penjual Sabu-sabu,Polsek Tandes Surabaya Ringkus Pembelinya

“Mau mengajukan tertulis yang mulia,” kata Fathoni.

Diketahui, terdakwa tertangkap jajaran Polres Gresik pada pertengahan Januari 2019.

Saat itu, terdakwa yang bekerja sebagai sopir mengambil pesanan dari seseorang untuk dikirim sabu di Jl Raya Mojopuro wetan Kecamatan Bungah.

Aksi pengiriman sabu itu digagalkan anggota Polres Gresik. (Surya/Sugiyono)

Ibu Rumah Tangga Penjual Sabu-sabu di Tandes Surabaya Ini Peroleh Pasokan Sabu dari Jaringan Lapas

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved