Komitmen Wujudkan Akselerasi Ekspor Indonesia, Kementan Bangun Warehouse di Suncity Biz Sidoarjo

Kebijakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam membangun logistik pangan khususnya komoditas hortikultura mulai terwujud.

Komitmen Wujudkan Akselerasi Ekspor Indonesia, Kementan Bangun Warehouse di Suncity Biz Sidoarjo
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi (kopyah hitam) saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Pemasaran Produk Hortikultura yang dihelat di Kawasan Perdagangan Suncity Biz Sidoarjo, Senin (15/7/2019) di Jalan Arteri Baru Porong Sidoarjo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.CO, SURABAYA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berkomitmen untuk terus melakukan akselerasi ekspor melalui peningkatan logistik pangan, khususnya komoditas hortikultura.

Perkembangan akselerasi ekspor tersebut disampaikan Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mulai terwujud.

Kementan bersama investor dan para pelaku usaha merancang membangun warehouse dan wholesaler di kota-kota besar di Indonesia, seperti Kota Surabaya.

Kunjungi Petani di Lombok Timur, Komisi 4 DPR RI Dukung Kementan Swasembada Bawang Putih Pada 2021

Tak hanya itu, dibangun juga di Semarang, Makassar, Banjarmasin, Medan dan lainnya yang berisi produk buah, sayur dan produk lokal Indonesia.

Untuk kemudian dikirimkan ke warehouse dan wholesale milik Indonesia yang ada di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, China, Hongkong, Jepang dan lainnya.

Saat ini, Kementan sedang berfokus mengelola warehouse di Suncity Biz Sidoarjo.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Suwandi menyampaikan, hal tersebut sudah sesuai arahan Mentan Andi Amran Sulaiman.

"Untuk mewujudkan kedaulatan pangan, Indonesia negara kepulauan harus memiliki gudang pangan skala besar," kata Suwandi saat menghadiri acara pertemuan Koordinasi Pemasaran Produk Hortikultura di Kawasan Perdagangan Suncity Biz Sidoarjo, Senin (15/7/2019).

Kementan Siapkan 7000 Ton Bawang Putih di Lombok Timur, Bisa Bersaing dengan Malang & 3 Daerah Lain

"Ini berguna untuk pengamanan pasokan pangan di dalam maupun bisa dijual keluar negeri. Sistem logistik pangan ukuran jumbo seperti ini sudah ada di Jepang, Dubai dan lainnya," imbuhnya.

Lebih lanjut Suwandi menjelaskan, terobosan pemasaran hasil produk hortikulutra ini harus segera diwujudkan.

Hal tersebut karena selama ini aktivitas ekspor produk pertanian dilakukan secara sendiri-sendiri dan tunggal, yakni hanya satu komoditas.

"Dengan begitu, ini merupakan alternatif inovasi baru sehingga Kementan terus membantu dalam mempermudah akses," katanya.

Ke depannya, Suwandi menambahkan, Kementan akan membantu dalam mengurus perizinan, registrasi kebun, bantuan packaging, sortasi, bantuan benih, bibit dan membangun sentra-sentra produksi.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved