Sejumlah Tokoh PKB dari Jatim Bisa Jadi Figur Potensi Masuk Kabinet Jokowi, Ini Penjelasan PKB Jatim

Sejumlah Tokoh PKB dari Jatim Bisa Jadi Figur Potensi Masuk Kabinet Jokowi, Ini Penjelasan PKB Jatim.

Sejumlah Tokoh PKB dari Jatim Bisa Jadi Figur Potensi Masuk Kabinet Jokowi, Ini Penjelasan PKB Jatim
SURYA.CO.ID/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar ketika ditemui di Surabaya, Juli 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah tokoh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Jatim mengemuka dalam bursa calon menteri kabinet Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - KH Maruf Amin.

Mengingat, partai berbasis Nahdlatul Ulama (NU) ini memiliki basis yang cukup kuat di Jatim.

Meskipun demikian, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim menegaskan tak akan mengusulkan calon menteri kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Perebutan Kursi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Tiga Kader Unggulan PKB Ini Bakal Saling Berkompetisi

PKB Munculkan 6 Figur Potensial Maju di Pilkada Tuban, Ada Nama Wabup, Adik Bupati & 4 Pejabat Lain

PKB se-Jatim Solid Dukung Cak Imin Jadi Ketua Umum pada Muktamar Agustus 2019 Mendatang

Menurut Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar, pembicaraan kursi menteri menjadi ranah Ketua Umum, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Presiden Terpilih 2019-2024, Joko Widodo.

"Kami sepertinya tidak akan dimintai pertimbangan sehingga kami juga tidak akan memberikan pertimbangan," kata Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (15/7/2019).

Selain itu, pengurus DPW juga tak memiliki kewenangan untuk mengusulkan nama menteri. "Untuk urusan menteri, pertama yang paling tahu adalah Allah SWT, dibawahnya Allah adalah Presiden. Sebab, hak preogratif pemilihan menteri itu kan ada di tangan Presiden," tegas pria yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Jatim ini.

Mengingat pembicaraan kursi merupakan ranah Ketua Umum dan Presiden, pada Muktamar PKB yang Rencananya akan diselenggarakan pada 20 Agustus 2019 di Bali mendatang dipastikan tak akan membahas soal posisi menteri.

"Jadi, pembicaraan kursi menteri tidak ada di Muktamar. Sebab, ini akan menjadi ranah ketua umum dengan Presiden," tegas kakak kandung Cak Imin ini.

Namun, apabila ada kader PKB yang diusulkan oleh elemen masyarakat untuk menjadi menteri, menurut Halim merupakan sebuah hak sehingga dinilai wajar.

"Kalau ada usulan dari Jawa Timur terkait dengan posisi menteri tertentu itu merupakan hak konstitusi warga untuk menyampaikan usulan kepada presiden. Namun, keputusannya ada di presiden," katanya.

Sejumlah nama tokoh PKB asal Jatim memang mengemuka jelang pemilihan menteri kabinet Jokowi periode 2019-2024. Di antaranya, nama Cak Imin, Ketua Umum PKB kelahiran Jombang yang berpotensi menduduki kursi kabinet hingga jajaran pimpinan legislatif.

Kemudian, Lukmanul Khakim, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB, putra asli Lamongan yang kini menjadi Anggota DPR RI dari dapil Jatim IX (Tuban dan Lamongan). Bahkan, Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI), secara khusus mengusulkan Lukman menduduki jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Selain dua nama itu, nama Halim pun cukup terbuka untuk dipilih sebagai Menteri Jokowi. Selain, merupakan kerabat Cak Imin, Halim kini menjadi Ketua DPRD Jatim sekaligus Anggota DPRD Jatim terpilih periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Jatim 10.

Halim bahkan sebelumnya sempat menyinggung kursi menteri yang layak untuk PKB, di antaranya kursi Menteri Agama. Sebab, Halim yang juga Dewan Pakar (A'wan) Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) ini, menilai PKB dibesarkan oleh NU sehingga memiliki modal sumber daya untuk mengemban tugas di Kementerian Agama.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved