CV Bawang Mas 99 Optimistis Volume Ekspor Bawang dan Jahe Semakin Bertambah: Petani Makin Semangat

Berkat visi yang diterapkan Kementrian Pertanian (Kementan) membuat CV Bawang Mas 99 optimistis volume ekspor bawang merah & jahenya semakin bertambah

CV Bawang Mas 99 Optimistis Volume Ekspor Bawang dan Jahe Semakin Bertambah: Petani Makin Semangat
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi (tengah) saat menghadiri acara pelepasan ekspor bawang merah dan jahe di PT Aman Buana Putera (CV Bawang Mas 99) di Jalan Kalianak Surabaya, Selasa (16/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkat visi yang diterapkan Kementrian Pertanian (Kementan) membuat CV Bawang Mas 99 optimistis volume ekspor bawang merah dan jahenya semakin bertambah dan berkualitas.

Aman Buana Putra selaku eksportir Perwakilan dari PT Sian Liep Bumi Persada dan CV. Bawang Mas 99 mengatakan
CV nya optimis, ke depan volume ekspor bawang dan jahe semakin bertambah.

"Sebab Kementan di era Pak Mentan Andi Amran Sulaiman fokus menambah sentra produksi," imbuhnya.

CV Bawang Mas 99 Sukses Ekspor 1000 Ton Bawang Merah ke Negara Asia Tenggara, Sebut Berkat Kementan

Kementan Sukses Wujudkan Ekspansi Ekspor Bawang Merah dan Jahe ke Negara-Negara di Asia Hingga Eropa

Alhasil, lanjut Aman, para petani semakin semangat, karena perhatian yang di berikan Kementan sangat tinggi, baik bantuan benih maupun alat mesin pertanian.

Belum lagi karena juga komoditas Jahe termasuk komoditas hortikultura bernilai ekonomi cukup tinggi sebab memiliki banyak manfaat.

Manfaatnya mulai dijadikan sebagai bahan baku pembuatan minuman penghangat, bumbu dapur, penambah rasa atau penyedap makanan hingga bahan baku herbal.

Khusus jahe, masih kata Aman, luas lahan yang ditanami jahe selalu menunjukan peningkatan seiring minat para petani yang makin tinggi karena lebih menguntungkan.

Sebagian besar budidaya jahe ditanam dengan sistem tumpangsari. Peluang untuk ekspor masih terbuka luas, permintaan jahe saat ini terutama berdatangan dari sejumlah negara.

Di antaranya China, Bangladesh, Pakistan, Belanda dan Brunei Darussalam.

"Bahkan Pembeli luar negeri lebih tertarik jahe dari Indonesia bila dibandingkan jahe dari Vietnam dan Thailand. Ini disebabkan kandungan minyak atsiri, pati dan serat jahe Indonesia lebih baik," pungkas Aman.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved