Getaran Gempa Bali Terasa di Pamekasan Tiga Kali, Lampu Bergoyang, Siswa Semburat Keluar Kelas

Gempa berkekuatan 6 magnitude yang menguncang Bali pada Selasa (16/7/2019) pagi ini juga dirasakan sebagian warga Pamekasan.

Getaran Gempa Bali Terasa di Pamekasan Tiga Kali, Lampu Bergoyang, Siswa Semburat Keluar Kelas
ISTIMEWA
Gempa Bumi 4,7 SR di Bali Terasa Sampai Silo Jember, Warga Rasakan Guncangan 

Ia melihat lampu penerangan di ruang tamu bergerak ke kanan dan ke kiri.

Begitu juga, kursi yang ditempati duduk ikut bergetar, termasuk cangkir kopi di atas meja berbunyi lantaran terkena getaran.

(Gempa Nusa Dua Bali Dirasakan Warga Jember, Anak Sekolah Semburat Keluar Kelas)

“Saya tidak mengerti berapa lama getaran gempa yang saya rasakan itu itu. Yang saya rasakan meja dan kursi di rumah bergetar sebentar. Dan saya merasakan getaran gempa ini sebanyak tiga kali,” kata Ghozi Imas.

Hal senada diungkapkan Hendra Zulkarnaen, warga Perumahan Genteng, Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Padewamu, Pamekasan.

Saat itu ia berdiri membuka pesan Whatsapp dari temannya, tapi ia tidak bisa membaca karena kepalanya terasa seperti berputar.

"Kalau saya rasakan, waktu kepala saya pusing itu tidak sampai 10 detik,” kata Hendra Zulkarnaen.

Koordinator Tim Rekasi Cepat (TRC) Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono, mengaku banyak menerima laporan masyarakat adanya getaran gempa.

Sebagian warga yang melapor tinggal di kota.

Budi Cahyono memastikan warga Pamekasan hanya menrasakan dampak getaran titik gempa di Bali.

“Setelah kami jelaskan kepada masyarakat, mereka tenang,” kata Budi Cahyono.

(Gempa 6.0 SR Guncang Bali dan Sekitarnya, Polres Banyuwangi Menyebutkan 1 Rumah Roboh

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved