Pasca Kebakaran di SDNU Bahrul Ulum Kota Malang, 250 Murid Diliburkan

Akibat kebakaran yang melanda sekolah Yayasan Ma'arif Kota Malang, 250 murid dari kelas I-VI diliburkan.

Pasca Kebakaran di SDNU Bahrul Ulum Kota Malang, 250 Murid Diliburkan
SURYA/RIFKI EDGAR
Guru di SDNU Bahrul Ulum Yayasan Ma'arif Kota Malang telah memasang pengumuman meliburkan para murid pasca kebakaran, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Akibat kebakaran yang melanda sekolah Yayasan Ma'arif Kota Malang, 250 murid dari kelas I-III diliburkan, Selasa (16/7/2019).

Para murid yang sudah datang ke sekolah sejak pukul 07.00 WIB itu dipulangkan kembali, karena kondisi sekolah yang tidak memungkinkan.

Kepala SDNU Bahrul Ulum Yayasan Ma'arif Kota Malang, Nur Hasanah mengaku mengkhawatirkan anak-anak karena banyak pecahan kaca yang berserakan dan belum dibersihkan.

"Semua guru dan wali murid itu kaget saat datang ke sekolah. Kebanyakan dari mereka tidak tahu kalau sekolah ini telah dilanda kebakaran," ucapnya, Selasa (16/7/2019).

Korsleting Listrik, Yayasan LP Maarif di Kota Malang Terbakar, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

Arema FC Vs Perseru Badak Lampung FC, Singo Edan Usung Misi Ganda di Kanjuruhan

Akibat kebakaran itu, para murid diliburkan selama dua hari, yakni mulai tanggal 16-17 Juli 2019.

Kini, para guru beserta sebagian murid sedang membersihkan barang-barang yang terbakar pada Selasa (16/7/2019) dini hari itu.

Ruang kelas SDNU Bahrul Ulum Yayasan Ma'arif Kota Malang pasca kebakaran, Selasa (16/7/2019).
Ruang kelas SDNU Bahrul Ulum Yayasan Ma'arif Kota Malang pasca kebakaran, Selasa (16/7/2019). (SURYA/RIFKI EDGAR)

Beberapa buku paket yang masih bisa diselamatkan kini dikeringkan oleh para guru di lapangan sekolah.

Buku tersebut basah lantaran tersiram petugas damkar saat memadamkan kobaran api.

Kebakaran itu juga menghanguskan dua lemari yang salah satunya berisi stok seragam baru siswa dan buku paket baru.

Hilang Bersama Berlian Majikan Rp 850 Juta, Pembantu di Kota Malang Ditangkap Kencan di Villa

Gempa Nusa Dua Bali Dirasakan Warga Jember, Anak Sekolah Semburat Keluar Kelas

"Padahal ini hari kedua masuk sekolah, kami sudah diuji. Kalau seperti ini kasihan para murid, padahal ruang kelas I telah kami hiasi dengan pernak-pernik," ucap Guru Kelas I di SDNU Bahrul Ulum, Ifa.

Sementara itu, di luar sekolah, wali murid dan para murid kini sedang meminta bantuan sumbangan kepada warga setempat dan sesama wali murid.

Erna, seorang wali murid mengaku, kegiatan ini dilakukan murni inisiatif dari para orang tua wali murid.

Malang Siapkan Rp 34 Miliar Untuk Perbaikan Pendidikan, Guru Tidak Tetap Diharap Bisa Dapat Gaji UMK

Akui Sulit Kejar Marc Marquez, Alex Rins Ingin Akhiri MotoGP 2019 di Peringkat Kedua Klasemen

Hal ini dilakukan untuk membantu meringankan beban dari sekolah SDNU Bahrul Ulum.

"Alhamdulillah sumbangan sudah terkumpul Rp 3 juta. Ini murni inisiatif dari wali murid. Dan sumbangan ini kami minta kepada wali murid. Karena masih banyak wali murid yang tidak tahu kalau sekolah ini dilanda kebakaran," tandasnya. (Surya/Rifki Edgar)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved