Amien Rais Ketemu Prabowo 20 Menit: Jika untuk Kepentingan Rakyat, Rekonsiliasi Bisa Dipertimbangkan

Rupanya Amien Rais sudah bertemu Prabowo Subianto selama 20 menit, apa yang mereka bicarakan saat itu?

Amien Rais Ketemu Prabowo 20 Menit: Jika untuk Kepentingan Rakyat, Rekonsiliasi Bisa Dipertimbangkan
Tayangan Youtube Kompas TV
Amien Rais dalam tayangan YouTube Kompas TV 

TRIBUNJATIM.COM - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengaku sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada Selasa (16/7/2019).

Dalam pertemuan itu, Prabowo Subianto menceritakan isi pertemuannya dengan Joko Widodo.

Selain itu, Amien Rais dan Prabowo Subianto membahas tentang rekonsiliasi dan program ke depan dalam pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Amien Rais Tak Ingin PAN Gabung Jokowi, Sempat Peringatkan Lonceng Kematian Demokrasi Indonesia

Dikatakan Amien Rais, Prabowo Subianto dan Jokowi saat itu tidak membicarakan soal bagi-bagi kursi, melainkan tentang persatuan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Amien Rais mengatakan bahwa rencananya Rabu (17/72019) malam akan mengundang Dewan Pembina Partai Gerindra untuk menentukan langkah politik Partai Gerindra pada 5 tahun ke depan.

Dilansir dari kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (16/7/2019), Amien Rais disebut bertemu dengan Prabowo Subianto sekitar 20 menit secara tertutup.

"Bahwa menurut beliau yang namanya rekonsiliasi itu memang betul-betul harus objektif. Kemudian peta ke depan, lantas mapping, political map-nya itu bagaimana?" ujar Amien Rais.

Selain itu, Amien Rais mengaku dirinya tidak mempermasalahkan rekonsiliasi, asal betul-betul didasarkan pada kepentingan rakyat Indonesia.

Amien Rais Sebut Prabowo Nyelonong, Arief Poyuono: Pak Amien Rais Bisa Cegah PAN Gabung Jokowi?

"Kalau memang betul untuk kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kedaulatan air, memperkuat ketahanan bangsa, perbaikan kekuatan militer dan lain-lain. Kemudian pro pada rakyat, pro Pasal 33 UUD 1945, maka semua bisa dipertimbangkan kalau mau rekonsiliasi," terang Amien Rais.

Kemudian, Amien Rais kembali mengungkit bahwa meski sudah ada rekonsiliasi antara kubu Prabowo Subianto dan Jokowi, bukan berarti persentase antara koalisi dan oposisi bisa disepelekan.

"Dan tentu kekuatannya seperti terefleksikan di dalam hasil menurut versi KPU yang didukung oleh MK (Mahkamah Konstitusi), paling enggak 55 45, kalau betul ya," kata Amien Rais.

Jika sampai koalisi dan oposisi tidak seimbang, Amien Rais lebih memilih berada di kubu oposisi yang bertanggung jawab, santun, serta objektif.

Prabowo Tulis Surat untuk Amien Rais Sebelum Bertemu Jokowi, Begini Isi Suratnya

"Nah kalau tidak, ya itu namanya kooperasi, tentu itu tidak akan bisa dan jelas sekali akan memilih menjadi oposisi yang bertanggung jawab, demokratis, terbuka, santun, etis, ethical juga, kemudian juga loyal, dan objektif. Itu saja kita tunggu hasil dari Dewan Pembina Partai Gerindra," pungkasnya.

Amien Rais Sebut Berikan Kesempatan Jokowi-Maruf Bekerja untuk 5 Tahun, Mahfud MD:Hormat, Pak Amien

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved