Bakal Dihapus Upah Pensiun, Buruh di Gresik Demo Tolak Revisi Undang-undang Ketenagakerjaan

serikat bersama, Pekerja-buruh (Sekber) Kabupaten Gresik unjuk rasa ke kantor Pemkab Gresik untuk menolak rencana revisi Undang-undang ketenagakerjaan

Bakal Dihapus Upah Pensiun, Buruh di Gresik Demo Tolak Revisi Undang-undang Ketenagakerjaan
sugiyono/surya
Massa sekber Kabupaten Gresik memadati ruas jalan di Kota Gresik saat menuju Kantor Pemkab Gresik, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas. Akibatnya, kemacetan dimana-mana, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Serikat bersama, Pekerja - buruh (Sekber) Kabupaten Gresik unjuk rasa ke kantor Pemkab Gresik untuk menolak rencana revisi Undang-undang ketenagakerjaan. Sebab, diduga ada penghapusan pasal yang bisa merugikan kaum buruh.

Anggota Koordinator Sekber Kabupaten Gresik Ali Muhsin mengatakan, unjuk rasa ke kantor Pemkab Gresik ini untuk meminta kepada Pemkab Gresik agar melayangkan penolakan terhadap rencana revisi Undang-undang nomor 13 Tahun 2005 tentang kentenagakerjaan yang dinilai merugikan pekerja.

"Tujuan kita unjuk rasa kali ini untuk meminta kepada Pemkab Gresik agar melayangkan surat kepada pemerintah pusat tentang penolakan revisi terhadap Undang-undang nomor 13 Tahun 2003, isinya menghapus pesangon bagi pekerja yang putus hubungan kerja (PHK) maupun yang pensiun," kata Ali, Rabu (17/7/2019).

Selain itu, massa Sember juga menuntut agar Pemkab Gresik segera melaksanakan janjinya untuk menerjemahkan masyarakat pekerja di Gresik dan laksanakan komitmen Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dalam penegakan hukum ketenagakerjaan di Gresik melalui tim unit reaksi cepat (URC).

Menurut Ali, revisi Undang-undang nomor 13 tahun 2003 akan merugikan buruh, sebab menghapus upah pensiun dan PHK dengan alasan sudah mendapat jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

Pihak Arema FC Laporkan Kasus Hilangnya Handphone Pelatih dan Pemain Singo Edan ke Polisi

Polres Pasuruan Tangkap Ibu Hamil Yang Sedang Antarkan Sabu-sabu ke Pelanggannya

Anya Geraldine Mengaku Mandi Cuma Sekali Seminggu, Begini Tipsnya Agar Tetap Wangi

"Revisi ini tidak merugikan serikat pekerja, tapi teman-teman buruh yang akan menerima dampaknya. Sebab, pesangon pensiun dan PHK akan dihapus," katanya.

Dari unjuk rasa sekber Gresik ini, arus lalu lintas di beberapa daerah di Kota Gresik mengalami kemacetan akibat iring-iringan massa buruh dari Utara, Selatan dan Tengah kota Gresik. Petugas Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Gresik berjaga-jaga di halaman Kantor Pemkab Gresik. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved