Belum Juga Tertangkap, Polisi Buru Pemilik Buaya Viral di Kedungkandang Kota Malang

Polisi hingga kini belum juga menangkap siapa pemilik buaya muara yang sempat viral beberapa hari lalu di Kedungkandang, Kota Malang.

Belum Juga Tertangkap, Polisi Buru Pemilik Buaya Viral di Kedungkandang Kota Malang
ISTIMEWA
5 fakta buaya jatuh ke genteng rumah warga di Kota Malang, misteri pemilik hingga ukuran 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polisi hingga kini belum juga menangkap siapa pemilik buaya muara yang sempat viral beberapa hari lalu di Kedungkandang, Kota Malang.

Hasil dari penyelidikan sementara, pemilik buaya yang bernama Putra itu dititipi oleh temannya yang berdomisili daerah Bunul, Kota Malang.

Saat polisi menelusuri rumah dari pemilik buaya itu, ternyata si pemilik buaya tersebut telah kabur.

Hingga kini polisi masih belum bisa mengungkap keberadaan dari pemilik asli buaya muara itu.

"Saat ini yang dititipi itu telah kami lepaskan. Tapi ia tetep kami kenai wajib lapor," ucap Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/7).

Meski demikian, polisi tetap merahasiakan identitas dari pemilik yang mempunyai buaya tersebut.

Asyik Memasak, Warga Malang Kaget Lihat Buaya Merayap di Genteng, Ini Pengakuan Istri Pemilik Buaya

Kabar Lisa Face Off yang 14 Tahun Lalu Disiram Air Keras: Bisnis Baru hingga Jadi Rekan Para Pejabat

Anya Geraldine Mengaku Mandi Cuma Sekali Seminggu, Begini Tipsnya Agar Tetap Wangi

Polisi kini telah menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur terkait buaya tersebut.

"Buaya ini belum memiliki surat secara resmi untuk dipelihara. Maka dari itu soal buaya ini kami serahkan sepenuhnya kepada BKSDA Jatim. Sedangkan untuk proses hukum, petugas masih mencari identitas dari pelaku pemilik buaya tersebut," tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kasubbag Data Evaluasi Pelaporan dan Humas BKSDA Jatim, Gatut Panggah Prasetyo mengatakan, pihaknya kini telah menitipkan buaya tersebut ke Predator Fun Park.

Gatut mengatakan, bahwa pemeliharaan satwa liar harus disertai surat izin kepemilikan dan pemanfaat satwa liar.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved