Gubernur Khofifah Tanggapi Calon Pengantin di Jatim Wajib Tes Urine Mulai Agustus: 'Saya Setuju'

Gubernur Khofifah Indar Parawansa setuju bila calon pengantin di Jatim menjalani tes urine

Gubernur Khofifah Tanggapi Calon Pengantin di Jatim Wajib Tes Urine Mulai Agustus: 'Saya Setuju'
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah Indar Parawansa setuju bila calon pengantin di Jatim menjalani tes urine 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung adanya program Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur yang mensyaratkan setiap pasangan yang akan menikah di Jatim untuk menjalani tes urine.

Hal itu, dikatakan mantan Menteri Sosial ini, adalah sesuatu yang wajar dan penting bagi pasangan, guna meyakinkan masing-masing pasangannya bukan seorang drugs user atau pengkonsumsi obat-obatan terlarang atau narkoba.

"Saya setuju karena pada dasarnya rekam medik itu syarat pernikahan. Jadi mungkin dalam rekam medik itu ditambahkan tes urine, itu saya setuju," kata Khofifah, Rabu (17/7/2019).

Calon Pengantin Mau Nikah Harus Tes Urine Per Agustus, Jika Positif Maka Harus Direhabilitasi Dulu

Lebih lanjut, menurut wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini, tes kesehatan bagi calon mempelai pengantin adalah sesuatu yang wajar.

Bahkan adalah suatu kebutuhan untuk bisa memastikan kondisi pasangan calon.

Terutama untuk mendapatkan deteksi kesehatan dan kondisi pasangan.

Calon Pengantin Diwajibkan Tes Urine, BNNP-Kemenag Jatim Sebut Bakal Dimulai Awal Agustus 2019

Untuk itu gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini mengimbau ke calon pengantin agar tidak menjadi resisten dengan kebijakan tersebut.

Sebab justru kebijakan ini sifatnya positif.

"Ada kok calon pengantin yang tetap mau melanjutkan pernikahan bahkan setelah pasangannya terdeteksi terinfeksi HIV, terinfeksi AIDS, tapi mereka tetap melanjutkan. Artinya mereka menerima pasangannya apa adanya," ucap Khofifah.

13 Anggota Polisi Baru di Jombang Jalani Tes Urine Mendadak, Pastikan Bebas Narkoba, Ini Hasilnya!

Kesepakatan pernikahan melalui kesepahaman yang kuat menurut Khofifah adalah yang penting.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved