Pemkab Tuban Siapkan Rp 74 Miliar Untuk Pilkada Serentak 2020, Pos Anggaran Mana yang Terbanyak?

Pemerintah Kabupaten Tuban akan melaksanakan Pilkada serentak 2020, bersamaan dengan sejumlah Kabupaten/ Kota lainnya.

Pemkab Tuban Siapkan Rp 74 Miliar Untuk Pilkada Serentak 2020, Pos Anggaran Mana yang Terbanyak?
SURYA.CO.ID/M SUDARSONO
Paripurna Nota Penjelasan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) TA 2020, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020, bersamaan dengan sejumlah Kabupaten/ Kota lainnya.

Pemerintah setempat juga sudah menyiapkan rancangan anggaran, sebagaimana tertuang dalam rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Pemkab Tuban tahun 2020.

Anggaran yang tertuang cukup besar angkanya yaitu Rp 74 Miliar, dengan pembagian sejumlah pos yang berbeda.

Memasuki Musim Kemarau, Ribuan Warga Tuban Gelar Ritual Berebut Buceng di Pemandian Bektiharjo

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Budi Wiyana mengatakan, Pilkada serentak memang menguras banyak hal, tapi ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang harus dilaksanakan.

Saat ini usulan alokasi anggaran Pilkada juga masih dalam pembahasan DPRD Tuban, yang nantinya akan disahkan menjadi APBD 2020.

"Pilkada ini merupakan salah satu kebijakan pemerintah pusat yang harus dilaksanakan oleh daerah, anggaran sesuai yang tertera di rancangan PPAS," ujar Budi, Rabu (17/7/2019).

Sebagaimana data tertera dari rancangan PPAS tahun 2020, Pemkab Tuban mengalokasikan anggaran Pilkada sebesar Rp 74.061.774.000. Rinciannya, untuk KPU sebesar Rp 54.012.000.000, dan Bawaslu Rp 16.649.774.000.

Usai Pesta Miras, 4 Pemuda di Tuban Ini Keroyok Pengunjung Warkop, Penyebabnya Hanya Sepele

Sedangkan untuk anggaran pengamanan dari Polres Tuban dialokasikan sebesar Rp 3 Miliar, Kodim Rp 370 juta, Subdenpom Rp 10 juta, dan Kompi Rp 20 Juta.

"Tidak banyak pengurangan anggaran yang diusulkan KPU maupun Bawaslu, memang kita verifikasi sehingga ada pengurangan tapi sedikit. Poinnya kita menyesuaikan APBD," pungkas mantan Kepala Bappeda tersebut.

Ketua DPRD Tuban, Miyadi menyatakan, usulan anggaran pilkada masih dibahas dan belum diputuskan untuk disahkan APBD 2020.

Anggaran jika dilihat memang cukup besar, karena ada peningkatan dibandingkan pelaksanaan Pilkada sebelumnya.

"Usulan anggaran Pilkada Tuban kita hitung agar tidak ada pemborosan, sebelum nantinya ditetapkan di APBD 2020," pungkas pria yang juga sebagai Sekretaris DPC PKB Tuban itu.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved