Putusan Kasasi Bikin Bos PT Surabaya Country Dipidana 1,5 Tahun, Jaksa Bersiap Eksekusi & Pencekalan

Putusan Kasasi Bikin Bos PT Surabaya Country Dipidana 1,5 Tahun, Jaksa Bersiap Eksekusi & Pencekalan.

Putusan Kasasi Bikin Bos PT Surabaya Country Dipidana 1,5 Tahun, Jaksa Bersiap Eksekusi & Pencekalan
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Bos Surabaya Country Bambang Poerniawan saat jalani sidang di PN Surabaya beberapa waktu lalu 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bambang Poerniawan, Direktur PT Surabaya Country, terdakwa kasus penggelapan saham bisa dipastikan tak lama lagi bakal meringkuk di sel tahanan. 

Berdasarkan putusan bernomor 82K/PID/2019, majelis hakim tingkat kasasi Mahkamah Agung RI, menyatakan Bambang Poerniawan terbukti bersalah dan menjatuhi hukuman 1,5 tahun penjara.

Dinilai Gelapkan Saham, Dirut PT Surabaya Country Dituntut 24 Bulan Penjara

Majelis Hakim Tolak Gugatan Pelunasan Kredit Miliaran PT Surabaya Country

Hakim Tolak Gugatan Direktur PT Surabaya Country, Apa Alasannya?

Majelis hakim Agung yang diketuai Dr Suhadi SH, MH menyatakan Bambang Poerniawan secara sah dan menyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan, dan memerintahkan untuk segera ditahan.

Putusan tingkat kasasi dibacakan pada Rabu 27 Maret 2019 lalu.

Ditunjuk jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya sebagai jaksa eksekutor.

Saat dikonfirmasi, Kasipidum Kejari Surabaya Fariman membenarkan pihaknya sudah menerima salinan putusan kasasi MA tersebut.

“Salinan putusan MA sudah kita terima sejak beberapa bulan lalu. Saat ini kita sedang melakukan pencarian terhadap terpidana guna melaksanakan eksekusi putusan hakim. Pastinya, proses ini (eksekusi) sedang berjalan,” ujar Fariman, Rabu (17/7/2019).

Fariman juga menerangkan, pihaknya telah membentuk tim jaksa dari Seksi Intelijen sebagai jaksa eksekutor.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Surabaya Fathur Rochman saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya sudah mengirimkan permohonan cekal terhadap terpidana.

“Surat permohonan cekal sudah kita kirim, selain itu kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun Adhyaksa Monitoring Center (AMC) guna mempermudah berjalannya proses pencarian terpidana ini,” ujarnya, Rabu (17/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved