Satpol PP Bongkar Ratusan Bangunan Liar di Tepian Jalan Kota Mojokerto, Pedagang Buah Hanya Pasrah

Satpol PP Bongkar Ratusan Bangunan Liar di Tepian Jalan Kota Mojokerto, Pedagang Buah Hanya Pasrah Saat Bangunan Liar yang Ditempati Ikut Dibongkar.

Satpol PP Bongkar Ratusan Bangunan Liar di Tepian Jalan Kota Mojokerto, Pedagang Buah Hanya Pasrah
TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Satpol PP kota Mojokerto sedang mengangkut tempat berdagang liar yang berdiri diatas saluran air kota Mojokerto Rabu (17/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Satpol PP Kota Mojokerto, melakukan penertiban terhadap ratusan bangunan liar yang berdiri di pinggir jalan kota Mojokerto, Rabu siang (17/7/2019).

Bersama dengan Polres Mojokerto Kota, TNI, Garnisun, dan Detasemen Polisi Militer V/2 kota Mojokerto, ratusan bangunan liar tersebut dibongkar karena mengganggu ketertiban masyarakat.

Kisah SDN di Wilayah eks Lokalisasi Kota Mojokerto, Dihindari Wali Murid dan Hanya Terima 9 Siswa

Sediakan Kuota 28 Murid, SD di Mojokerto Ini Cuma Punya 9 Murid Saja di Tahun Ajaran Baru 2019

Ini Daftar 15 SDN di Mojokerto yang Kekurangan Siswa, Dinas Pendidikan Bolehkan Siswa Luar Mendaftar

Saat menertibkan bangunan liar, razia yang dimulai dari Jalan Benteng Pancasila, hingga berakhir di Jalan Raya Prajurit Kulon tersebut menemukan satu penjual buah yang sedang menggunakan bangunan liar sebagai tempat berdagang.

Kepada penjual buah yang bernama Lilis (36), pihak Satpol PP kota Mojokerto memberikan surat peringatan serta,memindahkan barang dagangan Lilis ke dalam truk miliknya.

Sedangkan bangunan liar yang digunakan Lilis sebagai tempat berdagang, dirobohkan oleh Satpol PP kota Mojokerto. 

Pantauan TribunJatim.com, terkait pembongkaran tersebut, Lilis terlihat pasrah dan menandatangani surat peringatan tersebut.

Kasatpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono mengatakan, pembongkaran bangunan liar di kota Mojokerto dilaksanakan berdasarkan pengaduan masyarakat.

"Bangunan liar yang kami bongkar bersifat mengganggu saluran air dan ketertiban masyarakat kota Mojokerto, selain itu juga melanggar peraturan daerah (PERDA) Nomor 3 tahun 2003 tentang penertiban daerah," kata Dodik, Rabu (17/7/2019).

Dodik juga menambahkan, untuk pedagang yang terjaring razia tersebut, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap pedagang yang menggunakan bangunan liar sebagai tempat berdagang.

"Kami kasih peringatan yang bersangkutan, kami arahkan dan kami bina agar mencari tempat berdagang yang benar. Tidak ada denda maupun sanksi dari kami kepada pedagang yang terjaring razia ketertiban," imbuhnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved