Wali Kota Madiun Ganti CFD di Jalan Pahlawan Menjadi Sunday Market di Taman Lalu Lintas Bantaran

Pemerintah Kota Madiun akan meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu di sepanjang Jalan Pahlawan.

Wali Kota Madiun Ganti CFD di Jalan Pahlawan Menjadi Sunday Market di Taman Lalu Lintas Bantaran
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wali Kota Madiun, Maidi, meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat Sunday Market, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah Kota Madiun akan meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu di sepanjang Jalan Pahlawan, Kota Madiun.

Pemkot Madiun memindah kegiatan CFD ke Taman Lalu Lintas Bantaran, dan menggantinya dengan kegiatan bernama Sunday Market.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan, kegiatan CFD yang diselenggarakan di Jalan Pahlawan, sudah berubah fungsi.

Kawasan bebas kendaraan bermotor yang seharusnya digunakan untuk kegiatan olahraga justru berubah menjadi pasar UMKM.

Pemkab Madiun Anggarkan Rp 4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2019, Tiap Desa 50 juta -75 Juta

Kini, kata Maidi, CFD di Jalan Pahlawan telah dipenuhi para pedagang yang jumlahnya mencapai sekitar 900 pedagang.

Karena alasan itulah, ia memindahkan kegiatan CFD dan menggantinya dengan kegiatan bernama Sunday Market.

"Itu sudah bukan CFD lagi. Hanya dua jam, tapi menghasilkan sampah yang luar biasa. Tapi itu bagus, artinya transaksi ekonomi muncul di sana," kata Maidi saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Cabang VIII Gapensi Kota Madiun 2019-2024, di Aston Madiun, Selasa (16/7/2019).

Pemkab Madiun Gelar Seminar Kampung Pesilat 2019, Undang Aktor Laga The Raid Yayan Ruhian

Ia berharap Sunday Market di Taman Lalu Lintas Bantaran, selain tempat berjualan para pelaku UMKM, juga akan menjadi kegiatan Sunday Market seperti di Australia.

Di tempat itu, masyarakat Kota Madiun bisa berjualan apa saja, dan sebagian hasilnya digunakan untuk kegiatan sosial.

"Seperti di Australia. Setiap rumah tangga itu kan ada, baju bekas, sepatu yang tidak terpakai, sepatu yang kekecilan. Mereka bawa mobil, terus bagasinya dibuka, dijual barang one dollars, two dollars, five dollars, nanti uang penjualan diserahkan untuk kegiatan sosial," katanya.

Maidi mengatakan, selain itu dirinya juga akan 'menyulap' kawasan Taman Bantaran menjadi tempat wisata dengan menambah beberapa wahana permainan.

24 Siaran TV dan Radio di Malang, Madiun, Kediri Mendadak Hilang, Balai Monitor Bongkar Penyebabnya

"Di Bantaran itu nanti saya konsep ada wisata juga, nanti ada perahu yang kita turunkan di Bengawan. Nanti akan saya coba, saya naiki sendiri," jelasnya.

Maidi menambahkan, rencananya pemindahan para pedagang ke Taman Lalu Lintas Bantaran akan dimulai pada 4 Agustus 2019.

Nantinya, seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di CFD akan dipindah ke taman yang berada di pinggir Sungai Bengawan Madiun. (Surya/Rahadian Bagus)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved