Kejati Jatim Bakal Terus Proses Hukum Kasus Korupsi YKP, Meski Aset Sudah Kembali ke Pemkot Surabaya

Kejati Jatim bakal terus memproses hukum kasus korupsi YKP meski aset telah kembali ke Pemkot Surabaya

Kejati Jatim Bakal Terus Proses Hukum Kasus Korupsi YKP, Meski Aset Sudah Kembali ke Pemkot Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kepala Kejati Jatim, Sunarta saat memberikan keterangan kepada awakmedia terkait kasus korupsi YKP, Kamis (18/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah menyerahkan aset Pemkot Surabaya yang didapat dari Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT YEKAPE, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim tak menutup pintu untuk kasus dugaan mega korupsi yang mencapai triliunan itu.

Dikatakan Kepala Kejati Jatim, Sunarta untuk proses hukum masih terus berlanjut. Pihaknya masih menentukan adanya perbuatan melawan hukum. 

"Yang pasti banyak dan ini akan dipilah dulu. Dari laporan ini mana yang sifatnya perdata mana yang pidana. Kalau memang perdata bagian dari perangkat daerah kami serahkan ke Datun kalau pidana kami serahkan ke Pidsus supaya efektif," terangnya, Kamis, (18/7/2019). 

Kejati Jatim Serahkan 5 Triliun Aset Pemkot Surabaya dari YKP, Disaksikan 38 Kepala Daerah se-Jatim

Oleh sebab itu, dengan pencekalan lima pengurus YKP serta memblokir rekeningnya. "Kalau tidak segera dialihkan ke pemkot ini menyangkut ke pegawai dan supaya semua berjalan dengan baik," lanjutnya. 

Sebelumnya, rekening Yayasan Kas Pembangunan (YKP) kembali nyaris dibobol.

Deposito sebesar Rp 13,8 miliar di 13 rekening di Bank OCBC NISP Syariah Cabang Pemuda Surabaya milik PT YEKAPE nyaris dicairkan.

Aset YKP Kembali ke Tangan Pemkot Surabaya, Langsung Ambil Sumpah Pada Formatur Kepengurusan YKP

Untung usaha pencairan itu digagalkan.

Pihak Kejati Jatim setelah mendapat pemberitahuan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) segera menghubungi pihak bank agar jangan sekali-kali mencairkan dana YKP maupun PT YEKAPE.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan membenarkan kejadian ini. 

Rekening YKP yang Diblokir Kembali Nyaris Dibobol, Kejati Jatim Akan Jerat Bagi yang Bantu Pencairan

Pihaknya kaget mendapat pemberitahuan PPATK dan geram dengan usaha yang dilakukan pihak YKP yang berusaha membobol rekening yang diblokir itu.

"Kami sudah mengingatkan pihak bank. Apabila ada yang membantu pencairan rekening YKP maupun PT YEKAPE yang sudah dilakukan pemblokiran, akan dipidanakan," ujarnya.

Jaksa Masih Mengkaji Kasus YKP Dilanjut Atau Tidak, Jika Ada Hasil Audit BPKP: Pengurusnya Sudah Tua

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved