Kembangkan SIER Surabaya Jadi PLB, Khofifah Sebut UKM dan IKM Tak Lagi Terbebani Cukai Impor

BUMD besutan Pemprov Jawa Timur, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), kini mengembangkan sektor usahanya dengan menjadi Pusat Logistik

Kembangkan SIER  Surabaya Jadi PLB, Khofifah Sebut UKM dan IKM Tak Lagi Terbebani Cukai Impor
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama direksi PT SIER, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaku usaha UKM dan IKM di Jawa Timur dipastikan akan lebih mudah dalam menjalankan usahanya. Khususnya bagi UKM dan IKM yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri atau impor.

Sebab salah satu BUMD besutan Pemprov Jawa Timur, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), kini mengembangkan sektor usahanya dengan menjadi Pusat Logistik Berikat (PLB).

Dengan diversifikasi ini, maka para pelaku UKM dan IKM Jatim tak perlu ribet dengan biaya kepabeaan. Pelaku UKM dan IKM baru dikenakan biaya bea cukai impor jika produk usahanya sudah laku saat keluar PLB. Dengan kata lain, PT SIER yang akan menalangi dulu biaya untuk cukainya saat mendatangkan barang ke Jatim.

"Diversifikasi penggunaan SIER yang pertama sudah mulai dilakukan hari ini yakni dengan adanya Pusat Logistik Berikat (PLB) di lahan seluas sekitar 5 hektar," jelas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, usai audiensi dengan direksi PT SIER, Rabu (17/7/2019).

Khofifah menjelaskan, diversifikasi SIER menjadi PLB berarti akan menjadikan PT SIER sebagai gudang barang-barang impor. Artinya mereka para UKM IKM tak perlu repot saat impor bahan dari luar. Sebab pembayaran pajak maupun cukai vsa dilakukan setelah barang tersebut keluar dari PLB.

"Para pengusaha UKM maupun IKM bisa memanfaatkan peluang ini karena mereka tidak harus mengimpor dan membayar di kepabeanan secara langsung, sehingga mereka bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan mereka," urainya kepada Tribunjatim.com.

Tidak hanya itu, dikatakan Khofifah, PT SIER juga akan mengembangkan kawasan kndustrinya di lini depan SIER menjadi pusat perkantoran. Selain itu, juga bisa terdigitalisasi sehingga bisa terkoneksi dengan berbagai sumber baik produsen maupun distributornya.

Tiga Laga Uji Coba Timnas U-19 Indonesia di Sidoarjo akan Tentukan 23 Pemain Piala AFF U-18 2019

Ansor Jember Bulat Dukung Gus Syafiq, Gus Syafiq : Dukungan Solid Direspon Tekad Memajukan Ansor

Sempat Empat Kali Tunda Daftar, Keinginan Mbah Sarmi Pergi Haji Terkabul di Tahun 2019

"Jadi kira-kira SIER akan menjadi pusat perekonomian yang lebih modern dari sekarang, kalau di Jakarta konsepnya seperti di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD)," kata Khofifah kepada Tribunjatim.com.

Di sisi lain, Dirut PT SIER Fattah Hidayat mengatakan audiensi kali ini memang dilakukan untuk menupdate perkembangkan PT SIER ke depan.

"Kita audiensi ke ibu, kita laporan kita membuka PLB hari ini, dimana PLB ini akan sangat membantu importir dan eksportir untuk UKM IKM untuk memanfaatkan PLB kita," kata Fattah.

Menurutnya sekarang zamannya adalah efiseinsi. Para UKM dan IKM biasanya harus mengalami alur panjang bea cukai untuk melakukan impor bahan ke Indonesia.

"Dengan memanfaatkan PLB kita. Orang yang impor bisa langsung masuk ke PLB tanpa bayar apa-apa. Baru saat keluar PLB bayar. Kalau dimanfaatkan UKM merek akan terbantu. Dan itu bagian dari sistem logistik kita," tegas Fattah.(Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved