Kementerian Koperasi & UKM Minta Pelaku Usaha Bikin Sertifikasi Produk, Demi Tembus Pasar Ekspor

Kementerian Koperasi & UKM Minta Pelaku Usaha Bikin Sertifikasi Produk, Demi Tembus Pasar Ekspor.

Kementerian Koperasi & UKM Minta Pelaku Usaha Bikin Sertifikasi Produk, Demi Tembus Pasar Ekspor
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Wali Kota Malang, Sutiaji, ditemani Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Victoria Simanungkalit saat meresmikan stan di Malang City Expo. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong pelaku usaha di sektor ini melakukan standarisasi dan sertifikasi produk.

Tanpa adanya sertifikat hak merek dan sertifikasi lainnya, produk UKM Indonesia diyakini bakal sangat sulit menembus pasar ekspor.

Pemkot Malang Incar Transaksi Dagang di Malang City Expo 2019 Tembus Nominal Rp 3 Miliar

Sukses Bermain di Porprov Jatim, 4 Pemain Futsal Kota Malang Jadi Bidikan untuk PON 2020 di Papua

Inilah Penampakan Fasilitas Command Center Pemkab Malang, Bisa Pantau Data Kependudukan Real Time

"Kalau kendala ekspor kita, itu di sertifikasi ya. Produk makanan olahan misalnya, kan perlu mencantumkan label apakah produk ini aman atau tidak," tutur Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Br Simanungkalit ketika berada di Malang, Kamis (18/7/2019).

Ia menambahkan produk yang tengah digenjot untuk ekspor adalah olahan pertanian. Selama ini kata Victoria, permintaan pasal global terhadap produk olahan pertanian paling tinggi dibanding sektor lain.

"Salah satu sebabnya karena negara kita bukan empat musim ya. Hasil pertanian kita bagus. Tapi sayang kita masih ekspornya bentuk mentah, berupa komoditi," ujar dia.

Victoria mengapresiasi Pemkot Malang yang rutin menggelar Malang City Expo sebagai sarana pemasaran produk UKM kepada para calon pembeli. Kata dia, sektor UKM memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Karenanya ia berharap kepala daerah di Kabupaten/kota mendorong lahirnya UKM-UKM baru yang berkualitas.

"Tapi tadi yang saya sampaikan kepada pak Wali Kota sebaiknya event itu waktunya tetap supaya perencanaan buyer datang pun bisa direncanakan sejak jauh-jauh hari," ujarnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved