Penasaran Ingin Dapat Untung, Pemuda Sidoarjo Diam-diam Tanam Ganja di Pot, Malah Diciduk Polisi

Penasaran Ingin Dapat Untung, Pemuda Sidoarjo Diam-diam Tanam Ganja di Pot, Malah Diciduk Polisi.

Penasaran Ingin Dapat Untung, Pemuda Sidoarjo Diam-diam Tanam Ganja di Pot, Malah Diciduk Polisi
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Tersangka Marsel Parwariandi saat ditanyai oleh Kapolsek Waru, Kompol Saibani, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Polsek Waru berhasil membekuk pelaku pemakai narkoba, Kamis (18/7/2019).

Kapolsek Waru Kompol Saibani mengatakan pelaku yang bernama Marsel Parwariandi (26), warga Jl Kemendung Indah I Blok E6 RT 09 , Rw 04, Kel Bringin Bendo, Kec Taman, Sidoarjo ditangkap dari hasil pengembangan kasus dengan tersangka sebelumnya.

Uji Coba Timnas U-19 Indonesia di Sidoarjo Jadi Ajang Nostalgia Eks Pemain Timnas U-16

Pemkab Sidoarjo Ajak Rapat Pengusaha Tahu Seusai Pemprov Jatim kembalikan Sampah Impor

Situs Tumpukan Batu Bata dan Sumur Kuno di Sidoarjo Diekskavasi, Diduga Peninggalan Majapahit

"Pelaku Marsel ini dapat kita tangkap setelah melakukan pengembangan kasus atas tersangka sebelumnya yaitu Cahyo Wibisono, warga Wringinanom Gresik yang telah ditangkap beberapa hari sebelumnya. Dan diketahui pelaku juga membeli narkoba dari tersangka Cahyo. Akhirnya pelaku kita tangkap di rumahnya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Ia menjelaskan di rumah pelaku ditemukan barang bukti berupa satu poket sabu sekitar 0,26 gram beserta bungkusnya, satu pipet kaca bekas pakai, alat hisap, satu bungkus plastik klip dan dua buah pot warna hitam yang masing-masing berisi 1 benih tanaman ganja berusia sebulan.

"Dari keterangan pelaku, saat membeli ganja ternyata biji ganjanya ia mencobanya menanam di pot. Dan pelaku juga mengakui perbuatannya menanam ganja di pot tersebut tidak diketahui oleh orang tuanya," jelasnya.

Akibat perbuatannya pelaku sendiri harus mendekam di sel tahanan Polsek Waru.

"Tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 1 juncto pasal 111 ayat 1 UU RI No. 35 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved