Pria dari Malang Ini Hampir Saja Dihajar Warga, Gegara Kepergok Curi Uang Kotak Amal Masjid

Pria dari Malang Ini Hampir Saja Dihajar Warga, Gegara Kepergok Curi Uang Kotak Amal Masjid.

Pria dari Malang Ini Hampir Saja Dihajar Warga, Gegara Kepergok Curi Uang Kotak Amal Masjid
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Saiful Abidin (40) hampir saja diamuk massa usai ketahuan mencuri uang di kotak amal di Masjid Baiturrochim Jalan Kertosentono, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru pada Kamis (18/7). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Saiful Abidin (40) warga Jalan S Supriyadi, Sukun, Kota Malang hampir saja diamuk massa usai ketahuan mencuri uang di kotak amal pada Kamis (18/7).

Pencurian itu dilakukan oleh Saiful di Masjid Baiturrochim Jalan Kertosentono, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru sekitar pukul 14:00 WIB.

Menurut informasi warga sekitar, pada saat kejadian pelaku membongkar kotak amal masjid saat kondisi masjid sedang sepi.

Baru Dapat Akreditasi A, Komika Ari Kriting Ingin Daftar Pertama Jika Prodi PWK ITN Malang Buka S2

Wajah Baru Underpass Karanglo, Ada Ornamen hingga Hiasan Khas Malangan Berbentuk Candi

Ia kemudian mengambil uang recehan kurang lebih senilai Rp 100 Ribu.

Belum sempat beranjak dari masjid, aksinya ketahuan oleh warga.

Saiful kemudian mencoba melarikan diri namun ia keburu digrebek oleh warga.

Saat digeledah, warga menemukan beberapa uang receh pecahan Rp 2000 sampai Rp 10000 hasil curian Saiful.

"Awalnya saya tidak curiga dengan gerak-gerik pelaku. Tapi saat pelaku mendekati kotak amal dan mencoba membongkar itu saya mulai curiga dan saya amati," ucap Hasan Bisri pengurus masjid.

Akibat kejadian itu, Saiful hampir sama diamuk oleh massa.

Untung saja Polisi dari Polsek Lowokwaru dengan cepat datang untuk mengamankan Saiful.

"Kalau tadi Polisi tidak cepat datang bisa dihajar oleh massa," ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiono membenarkan aksi pencurian yang dilakukan oleh Saiful.

Kini pelaku bersama barang bukti telah dibawa ke Polsek Lowokwaru untuk dimintai keterangan.

"Kalau dilihat dari barang bukti yang diambil, kemungkinan pelaku tidak kami tahan. Tapi kami haruskan wajib lapor. Karena kerugian uang yang diambil tidak lebih dari Rp 2,5 juta sesuai peraturan MA," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved