Tipu Puluhan Miliar, Pasutri Asal Surabaya ini Dijebloskan ke Dalam Sel Tahanan Polres Lamongan

Liem Doni Hariyanto Talim (46) dan Nancy Agustiawati warga Kalikepiting Pacarkembang Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka

Tipu Puluhan Miliar, Pasutri Asal Surabaya ini  Dijebloskan ke Dalam Sel Tahanan Polres Lamongan
surya/Hanif Manshuri
Suasana saat sidang digelar di PN Lamongan jalan Veteran, tiga pekan sebelumnya, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang mencapai puluhan miliaran rupiah dan terungkap sejak Oktober 2018, hingga ke meja hijau, akhirnya menyeret pasangan suami istri sebagai tersangka asal Surabaya.

Pasangan suami istri, Liem Doni Hariyanto Talim (46) dan Nancy Agustiawati (43) warga Kalikepiting Pacarkembang Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka.

Doni lebih awal ditetapkan sebagai tersangka dan sudah masuk sidang ke empat kali di PN Lamongan, termasuk sidang Kamis (18/7/2019) siang ini.

Sidang Doni belum tuntas, nahas, sang istri, Nancy Agustiawati menyusul ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Polres Lamongan, sejak Senin (15/7/2019).

"Istri Doni sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah kami tahan," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat kepada Surya.co.id (TribunJatim.com grup), Kamis (18/7/2019).

Ditetapkannya Nancy, istri Doni sebagai tersangka, karena diduga turut serta dalam tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan keuangan. Semua keuangan masuk dalam rekening Nancy dan miliaran uang itu.

Mengenal Dewi Sri Astuti, Istri Ahmad Albar yang Jarang Disorot, Punya Anak Saat Usia Suami 71 Tahun

Berdalih untuk Biaya Nikah, Pemuda Asal Surabaya Nekat Mengoplos LPG Bersubsidi, Dapat Untung 6 Juta

BREAKING NEWS: Ketua Bawaslu Surabaya Diberhentikan DKPP RI, Begini Pertimbangannya

Hasil pemeriksaan, uang itu sebagian dipakai pribadi untuk membangun rumah dan kepentingan pribadi lainnya. Akibatnya, kata Norman, tersangka suami isrti ini tidak bisa memenuhi pembelian tanah sesuai uang yang dibayarkan korban, Simon Halim (47) warga Mastrip Warugunung 55 RT 001 RW 01 Karangpilang Kota Surabaya.

"Untuk tersangka Nancy dijerat pasal 72 Jo 55 dan 56," ungkap Norman kepada Tribunjatim.com.

Dugaan tindak penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp 22, 6 miliar dialami korban Simon Halim bermula dari pembelian tanah di Desa Pelang Kecamatan Kembangbahu Lamongan melalui perantara terdakwa, Liem Doni Hariyanto Talim.

Korban dan tersangka sepakat jual beli tanah di Desa Pelang Kecamatan Kembangbahu dengan luas 22, 4 hektare dengan harga bervariasi permeternya. Harga total keseluruhan Rp 67, 8 miliar dan korban sudah membayar lunas kepada tersangka.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved