Bupati Gresik Sambari Beri Warning 88 Pejabat, Tidak Kompeten Diminta Minggir

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mewarning 88 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Bupati Gresik Sambari Beri Warning 88 Pejabat, Tidak Kompeten Diminta Minggir
Willy Abraham/Tribunjatim
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto memberi warning 88 pejabat saat membuka uji kompetensi Pejabat lingkungan pemkab Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja, Jum’at (19/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mewarning 88 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Peringatan Bupati ini disampaikan saat membuka uji kelayakan kepada 88 orang pejabat struktural eselon II dan eselon IV. Uji kompetensi Pejabat di lingkungan pemkab Gresik dilaksanakan di Ruang Mandala Bakti Praja, Jum’at (19/7/2019).

Bukan tanpa alasan, Bupati Sambari Halim Radianto ingin meningkatkan kompetensi para pejabat. Terutama dalam hal inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Gresik.

“Utamanya para Pejabat eselon II dan kepala OPD. Bagi yang tidak berkompeten silahkan minggir atau digeser,” tegas Sambari kepada Tribunjatim.com.

Pada uji kompetensi kali ini hanya untuk 88 orang pejabat struktural dengan rincian 18 Pejabat eselon II dan 70 orang pejabat eselon IV.

Menurutnya, semua pejabat yang akan di uji, namun karena keterbatasan anggaran maka hanya beberapa pejabat.

Video Perselingkuhan Calon Istrinya Diputar Mempelai Pria di Pesta Pernikahan, Acara Langsung Batal!

Jatim Borong 9 Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari MenpanRB, Terbanyak Banyuwangi

Enam Bonek Jadi Tersangka Seusai Aniaya Sopir Truk di Madiun, Penyebabnya ini

Bahkan pada uji kompetensi yang akan dilaksanakan selama 2 hari ini. Bupati berjanji akan melakukan ujian wawancara secara face to face atau empat mata.

Terutama bagi pejabat yang nilainya kurang dari standard yang telah ditetapkan.

“Bila saat wawancara memang tidak layak, siap-siap saja untuk dipindah atau bahkan dinonjobkan,” tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Sambari juga menyampaikan harapan Presiden RI yang pernah disampaikan kepadanya pada sebuah acara, Pejabat kedepan adalah Pejabat yang inovatif dan kinerjanya terukur sesuai indikator kinerja utamanya.

Dia berjanji diakhir masa jabatannya nanti dirinya akan meninggalkan pejabat yang berkompeten dan maksimal.

Pejabat yang inovatif untuk membangun kepentingan masyarakat dan kesejahteraan rakyat.

Sementara kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik Nadhif mengatakan, uji kompetensi yang bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Malang ini dilaksanakan selama 2 hari. Untuk hari pertama uji kompetensi akan dilakukan tes tulis dan hari kedua dilaksanakan tes wawancara.

“Sesuai yang disampaikan Bupati, Beliau akan menguji untuk wawancara sendiri kepada beberapa orang pejabat yang akan berlangsung esok hari. Sesuai harapan Bupati, bahwa uji kompetensi ini untuk mengukur tingkat kompetensi pejabat guna penyesuaian penempatan lebih lanjut," jelasnya. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved